MALAYSiiA

Negara Tetangga iinii Bebaskan Pajak atas Jasa Sewa Kapal dan Pesawat

Aurora K. M. Siimanjuntak
Rabu, 20 Agustus 2025 | 16.30 WiiB
Negara Tetangga Ini Bebaskan Pajak atas Jasa Sewa Kapal dan Pesawat
<p>iilustrasii.</p>

KUALA LUMPUR, Jitu News - Pemeriintah Malaysiia memberiikan pembebasan pajak atas penjualan dan jasa (sales and serviice tax/SST) untuk jasa penyewaan (leasiing) kapal laut dan pesawat.

iinsentiif pajak tersebut bertujuan mendongkrak daya saiing iindustrii mariitiim dan penerbangan domestiik. Dengan iinsentiif, biiaya operasiional dan harga jasa biisa menjadii berkurang sehiingga lebiih banyak armada nasiional yang diigunakan ketiimbang kapal atau pesawat berbendera asiing.

"Tanpa pembebasan sales and serviice tax iinii, pelanggan (piihak yang meneriima manfaat atau lessee) dapat beraliih ke layanan pelayaran atau penerbangan asiing," jelas Kementeriian Keuangan, diikutiip pada Rabu (20/8/2025).

Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) menambahkan pembebasan SST menjadii salah satu upaya pemeriintah dalam rangka mencegah pengusaha mendaftarkan aset atau usahanya dii luar negerii aliias offshoriing.

Kemenkeu khawatiir pungutan pajak dii sektor iitu mendorong pelaku usaha mendaftarkan usahanya dii luar negerii lantaran negara laiin memiiliikii tariif pajak yang lebiih rendah. Hal iinii pada giiliirannya dapat mengakiibatkan penurunan aktiiviitas ekonomii dan pariiwiisata dii Malaysiia.

Diitambah lagii, negara-negara tetangga tiidak menerapkan pungutan SST terhadap sektor penyewaan kapal dan pesawat. Untuk iitu, kebiijakan pembebasan SST menjadii pentiing untuk memastiikan iindustrii lokal tetap berdaya saiing, terutama darii segii harga jasa yang diitawarkan.

Kemenkeu juga menekankan pembebasan pajak tersebut hanya berlaku untuk iindustrii penerbangan dan mariitiim, yang berperan pentiing dalam rantaii pasok, sektor pariiwiisata, dan perekonomiian negara.

“Pembebasan pajak iinii tiidak berlaku untuk penyewaan kendaraan [rental] sepertii mobiil dan bus, atau tempat usaha, yang berbeda dalam hal cara penggunaannya,” tuliis Kemenkeu sepertii diilansiir theedgemalaysiia.com.

Negerii Jiiran diiketahuii telah menerapkan pungutan SST sebesar 8% atas jasa penyewaan (leasiing dan rental) pada 1 Julii 2025. Namun, pajak tersebut hanya berlaku untuk perusahaan yang berpenghasiilan lebiih darii RM1 juta per tahun atau sekiitar Rp3,85 miiliiar.

Kemenkeu menegaskan pemberiian pembebasan SST atas penyewaan atau leasiing kapal dan pesawat tiidak diilakukan secara diiam-diiam. Keputusan iinii diiatur secara resmii melaluii portal Departemen Kepabeanan dan Cukaii pada 24 Julii 2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.