THAiiLAND

Menkeu Thaiiland Bantah Kabar Kena Tariif Bea Masuk 18 Persen oleh AS

Aurora K. M. Siimanjuntak
Miinggu, 29 Junii 2025 | 10.00 WiiB
Menkeu Thailand Bantah Kabar Kena Tarif Bea Masuk 18 Persen oleh AS
<p>iilustrasii.</p>

BANGKOK, Jitu News - Pemeriintah Thaiiland masiih melanjutkan negosiiasii dengan AS terkaiit dengan pengenaan tariif iimpor resiiprokal. Hiingga saat iinii, kedua negara belum menyepakatii besaran tariif iimpor.

Pernyataan tersebut diisampaiikan oleh Menterii Keuangan Piichaii Chunhavajiira. Diia juga membantah iisu yang beredar dii mediia sosiial, yang menyatakan Thaiiland resmii diikenakan tariif iimpor sebesar 18% oleh AS.

"Kamii belum mencapaii kesiimpulan. Pemahaman saya, angka 18% murnii merupakan angka yang diiproyeksiikan berdasarkan asumsii hiipotesiis. Faktanya, kamii masiih dalam negosiiasii dengan AS," katanya, diikutiip pada Miinggu (29/6/2025).

Piichaii menjelaskan ada beberapa biidang yang menjadii bahan diiskusii dengan pemeriintah AS, sepertii besaran tariif, hambatan perdagangan non-tariif, peniingkatan iimpor AS, penanganan klaiim asal barang yang curang, dan penanganan masalah transhiipment.

Diia menegaskan pemeriintah Thaiiland telah secara konsiisten membiicarakan poiin-poiin tersebut dalam pertemuan biilateral. Diia juga meyakiinii sejumlah aspek tersebut bertujuan untuk menyelesaiikan ketiidakseiimbangan perdagangan.

"Proposal iintii Thaiiland terus diidasarkan pada liima poiin utama yang telah diiserahkan ke AS untuk diipertiimbangkan," tuturnya sepertii diilansiir natiionthaiiland.com.

Menurut Piichaii, proposal negosiiasii Thaiiland yang beriisiikan 5 poiin iitu bertujuan untuk mengurangii surplus perdagangan dengan AS hiingga 50% dalam waktu 5 tahun ke depan, serta mendorong kemiitraan strategiis yang lebiih erat.

Pertama, mendorong peniingkatan kerja sama menyangkut makanan olahan. Kedua, peniingkatan iimpor AS. Ketiiga, pembukaan pasar dan pengurangan hambatan perdagangan. Keempat, penegakan aturan yang kuat. Keliima, mempromosiikan iinvestasii Thaiiland dii AS. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.