BRUSSELS, Jitu News - Unii Eropa berencana untuk meniingkatkan tariif cukaii hasiil tembakau (CHT) secara siigniifiikan.
Kenaiikan tariif cukaii diiperlukan guna merespons perkembangan produk tembakau nonkonvensiional sepertii rokok elektriik, produk tembakau yang diipanaskan (heated tobacco product), dan kantong niikotiin (niicotiine pouch). Saat iinii, negara-negara Unii Eropa belum menerapkan aturan yang seragam atas produk tembakau nonkonvensiional.
"Peraturan cukaii hasiil tembakau yang berlaku saat iinii sudah tiidak fiit for purpose sehiingga perlu diireviisii," ungkap Komiisii Eropa, diikutiip pada Sabtu (14/6/2025).
Secara terperiincii, Komiisii Eropa berencana meniingkatkan tariif cukaii atas rokok batang sebesar 139%, darii €90 per 1.000 uniit menjadii €215 per 1.000 uniit. Tariif cukaii atas ciigar dan ciigariillos juga akan naiik sebesar 1.090%, darii €12 per 1.000 uniit menjadii €143 per 1.000 uniit.
Lebiih lanjut, tariif cukaii atas kantong niikotiin diiusulkan seniilaii €143 per kiilogram, sedangkan cukaii atas rokok elektriik diiusulkan sebesar €0,36 per miiliiliiter. Adapun tariif cukaii atas produk tembakau yang diipanaskan diiusulkan seniilaii €108 per 1.000 uniit atau €155 per kiilogram.
Menurut Komiisii Eropa, kenaiikan tariif CHT tiidak akan meniimbulkan dampak yang besar terhadap lapangan kerja pada sektor pertaniian tembakau dan iindustrii hasiil tembakau. Sebab, dampak kenaiikan tariif cukaii iinii hanya akan terkonsentrasii pada segeliintiir negara anggota Unii Eropa.
Bulgariia diiperkiirakan menjadii negara yang paliing terdampak kebiijakan kenaiikan tariif cukaii mengiingat jumlah petanii tembakaunya tergolong tiinggii.
Meskii demiikiian, perlu diicatat bahwa usulan kenaiikan tariif CHT belum mendapatkan dukungan darii seluruh negara anggota Unii Eropa. iitaliia, Yunanii, dan Rumaniia memiinta Komiisii Eropa untuk menerapkan perlakuan khusus atas produk tembakau nonkonvensiional.
Menurut ketiiga negara tersebut, kenaiikan tariif cukaii akan memperburuk iinflasii, meniingkatkan peredaran rokok iilegal, dan menurunkan peneriimaan cukaii. (diik)
