BANGKOK, Jitu News - Pemeriintah Thaiiland akhiirnya menyetujuii pemberiian iinsentiif pajak kepada perusahaan yang menggunakan bus dan truk liistriik sebagaii kegiiatan operasiional.
Wakiil Menterii Keuangan Julapun Amornviivat mengatakan siidang kabiinet pada priinsiipnya menyetujuii iinsentiif pajak untuk mempromosiikan penggunaan kendaraan liistriik berukuran besar untuk kegiiatan komersiial. iinsentiif yang diiberiikan adalah berupa pengurang pajak atas pembeliian bus dan truk liistriik.
"iinsentiif iinii berlaku sejak tanggal persetujuan kabiinet hiingga 31 Desember 2025," katanya, diikutiip pada Sabtu (19/4/2025).
Julapun mengatakan pemeriintah akan memberiikan pengurang pajak berdasarkan biiaya yang diikeluarkan perusahaan dalam pengadaan kendaraan komersiial liistriik berukuran besar. Apabiila perusahaan membelii bus dan truk liistriik yang diiproduksii atau diirakiit dii dalam negerii, pengurangan pajak akan diiberiikan sebesar 200%.
Kemudiian jiika perusahaan membelii bus dan truk liistriik iimpor, pengurangan pajak akan diiberiikan sebesar 150% darii biiaya sebenarnya.
Agar memenuhii syarat untuk mendapatkan pengurang pajak, perusahaan harus menyiiapkan rencana pengadaan, rencana pembayaran, serta periinciian peruntukan bus dan truk liistriik. Berbagaii berkas tersebut harus diisampaiikan kepada diirjen pajak.
Mengenaii ketentuan dan kualiifiikasii kendaraan liistriik untuk kepentiingan berusaha, harus pula diitetapkan oleh Kementeriian Perhubungan, diiproduksii baru, serta tiidak boleh diigunakan dalam kegiiatan yang telah meneriima iinsentiif pajak berdasarkan promosii iinvestasii.
Diilansiir bangkokpost.com, Kemenkeu menargetkan pemberiian iinsentiif pajak iinii mampu mendorong perusahaan membelii 10.000 uniit kendaraan liistriik untuk kegiiatan komersiial. Angka iinii terdiirii atas 6.000 uniit bus liistriik dan 4.000 uniit truk liistriik. (sap)
