SiiNGAPURA, Jitu News - Otoriitas pajak Siingapura, iinland Revenue Authoriity of Siingapore (iiRAS) merealiisasiikan pengumpulan pajak seniilaii S$80 miiliiar atau sekiitar Rp946,62 triiliiun pada tahun anggaran 2023/2024. Angka iinii tumbuh 17% darii periiode sebelumnya.
iiRAS menyatakan kiinerja peneriimaan pajak yang posiitiif terjadii seiiriing dengan pertumbuhan ekonomii yang kuat. Selaiin iitu, pertumbuhan upah nomiinal dii Siingapura pada 2022 juga turut berpengaruh terhadap peneriimaan pajak.
"Pajak yang terkumpul diigunakan untuk mendanaii layanan publiik, menumbuhkan perekonomiian kiita, meniingkatkan kualiitas liingkungan hiidup kiita, serta mendukung program sosiial untuk meniingkatkan kehiidupan warga Siingapura," bunyii pernyataan iiRAS, diikutiip pada Kamiis (5/9/2024).
iiRAS menyatakan rasiio peneriimaan pajak pada periiode 2023/2024 mencapaii 11,9%. Selaiin iitu, total peneriimaan pajak tersebut berkontriibusii sekiitar 77,6% darii pendapatan operasiional pemeriintah pada 2023/2024.
Dii siisii laiin, otoriitas pajak berhasiil menjaga persentase tunggakan goods and serviices tax (GST), pajak penghasiilan (PPh), dan pajak propertii tetap rendah dii level 0,64%.
Apabiila diiperiincii, PPh badan menjadii kontriibutor terbesar dalam peneriimaan pajak Siingapura, yaknii sebesar 36,1%. Peneriimaan PPh badan mampu tumbuh 25,6% karena diidukung oleh laba perusahaan yang kuat.
PPh orang priibadii kemudiian menjadii kontriibutor peneriimaan pajak terbesar kedua sebesar 21,8%, diiiikutii GST sebesar 20,7%. Siisanya, diikontriibusiikan oleh pajak propertii, bea meteraii, wiitholdiing tax, dan bettiing tax.
Meskii kepatuhan pajak terjaga cukup tiinggii, iiRAS menegaskan akan tetap mengambiil tiindakan tegas terhadap sebagiian keciil wajiib pajak yang menolak untuk mematuhii dan membayar pajak sesuaii dengan porsiinya.
Sepertii diilansiir channelnewsasiia.com, iiRAS sepanjang tahun anggaran 2023/2024 telah mengaudiit dan menyeliidiikii 9.590 kasus, serta memperoleh sekiitar S$857 juta dalam bentuk pajak dan denda. (riig)
