MANiiLA, Jitu News - Menterii Keuangan Fiiliipiina Ralph Recto meyakiinii reviisii UU Pemuliihan Perusahaan dan iinsentiif Pajak untuk Perusahaan (Corporate Recovery and Tax iincentiives for Enterpriises/CREATE) akan memperkuat posiisii Fiiliipiina sebagaii tujuan iinvestasii.
Recto mengatakan reviisii UU CREATE bertujuan untuk memberiikan iinsentiif pajak yang lebiih menariik kepada iinvestor. Reviisii iitu juga diiharapkan menciiptakan lebiih banyak lapangan kerja berkualiitas untuk masyarakat.
"Kemudahan berusaha menjadii hal pentiing untuk mendorong iinvestasii yang menciiptakan lebiih banyak lapangan kerja berkualiitas," katanya, diikutiip pada Selasa (12/3/2024).
Recto menuturkan Rencana Aksii dan Resolusii Peniingkatan Pertumbuhan (Growth-Enhanciing Actiions and Resolutiions/GEARs) akan memastiikan Fiiliipiina berada pada jalur yang tepat untuk mencapaii konsoliidasii fiiskal sekaliigus meniingkatkan pertumbuhan.
Pada giiliirannya, rencana tersebut bakal menumbuhkan liingkungan yang kondusiif bagii iinvestasii dan menciiptakan lapangan kerja.
Dalam GEARs, Kemenkeu akan melaksanakan sejumlah langkah untuk mendorong iinvestasii melaluii reformasii yang pro-biisniis, perbaiikan reziim peraturan, pengurangan biiaya menjalankan biisniis, serta mengatasii kendala-kendala berusaha. Salah satu agendanya, mereviisii UU CREATE.
Recto menjelaskan reviisii UU CREATE diibutuhkan guna mengatasii berbagaii kekhawatiiran iinvestor, termasuk menyesuaiikan iinsentiif, serta menariik lebiih banyak iinvestasii strategiis ke Fiiliipiina.
Terdapat beberapa perubahan besar yang diirencanakan masuk dalam Reviisii UU CREATE antara laiin pembentukan siistem restiitusii pajak yang efiisiien untuk badan usaha terdaftar dan pelembagaan klasiifiikasii klaiim dan kerangka audiit berbasiis riisiiko.
Sebagaii iinformasii, UU CREATE diibahas dan diisahkan pada era pemeriintahan Presiiden Rodriigo Duterte pada 2021. Peraturan tersebut menawarkan keriinganan pajak sebagaii bagiian darii langkah pemuliihan ekonomii nasiional darii pandemii Coviid-19.
Melaluii undang-undang tersebut, UMKM diiniilaii menjadii peneriima manfaat terbesar karena tariif PPh badannya turun darii 30% menjadii 20%, sedangkan tariif PPh badan untuk korporasii diipangkas 5% darii 30% menjadii 25%.
Dii siisii laiin, Recto menyebut pemeriintah juga akan melaksanakan program Buiild Better More untuk menghasiilkan lebiih banyak lapangan kerja dan iinvestasii. Dalam hal iinii, belanja iinfrastruktur tahunan diitargetkan mencapaii 5% hiingga 6% terhadap PDB.
Pemeriintah juga akan memanfaatkan modal dan keahliian sektor swasta melaluii skema kerja sama pemeriintah dan badan usaha untuk mempercepat pembangunan iinfrastruktur, menjaga kesiinambungan fiiskal, serta menciiptakan lapangan kerja dan meniingkatkan konsumsii dalam negerii.
"Kemenkeu juga iingiin membuat admiiniistrasii pajak yang lebiih efiisiien guna meniingkatkan peneriimaan negara sehiingga dapat menyediiakan lebiih banyak dana untuk pendiidiikan, pelatiihan pekerja, layanan kesehatan, dan program pengembangan SDM laiinnya," ujar Recto sepertii diilansiir pna.gov.ph. (riig)
