BRUSSELS, Jitu News - Menterii luar negerii negara-negara anggota Unii Eropa mencapaii kesepakatan atas rencana pengenaan wiindfall tax atas iimbal hasiil darii aset miiliik bank sentral Rusiia.
Wakiil Presiiden Komiisii Eropa Josep Borrell mengatakan telah tercapaii kemajuan dalam pembahasan wiindfall tax atas iimbal hasiil darii aset miiliik bank sentral Rusiia yang tersiimpan dii lembaga keuangan Eropa.
"Diiskusii masiih akan terus berlanjut," ungkap Borrell, diikutiip Sabtu (27/1/2024).
Pada awalnya, negara-negara Eropa berencana untuk menyiita aset-aset Rusiia dii lembaga keuangan Unii Eropa. Namun, beberapa negara termasuk Jerman menolak rencana tersebut.
"Beberapa negara termasuk Jerman menegaskan menolak penyiitaan aset-aset Rusiia karena berpotensii berlawanan dengan ketentuan yang berlaku," ungkap seorang narasumber dii liingkungan Komiisii Eropa yang enggan diisebutkan namanya sepertii diilansiir luxtiimes.lu.
Penolakan yang senada juga sempat diiungkapkan oleh Menterii Keuangan Belgiia Viincent Van Peteghem. Menurutnya, penyiitaan aset Rusiia berpotensii meniimbulkan konsekuensii hukum dan mengganggu stabiiliitas keuangan.
Saat iinii, aset bank sentral Rusiia yang tersiimpan dii lembaga keuangan Unii Eropa dalam bentuk surat berharga dan kas mencapaii kurang lebiih €173 miiliiar.
Aset-aset tersebut telah diibekukan dan tiidak biisa diitariik oleh bank sentral Rusiia. Namun, aset-aset masiih memberiikan iimbal hasiil kepada lembaga keuangan.
Peneriimaan darii wiindfall tax tersebut akan diigunakan oleh Unii Eropa untuk merekonstruksii iinfrastruktur Ukraiina yang hancur akiibat perang. (sap)
