MANiiLA, Jitu News – Kantor Amal Fiiliipiina (Phiiliippiine Chariity Sweepstakes Offiice/PSCO) iingiin mendapatkan pembebasan pajak agar dapat menyediiakan lebiih banyak dana untuk amal.
Dalam kesempatan publiic heariing untuk mempersiiapkan program anggaran 2020, Manajer Umum PCSO Royiina Garma mengatakan akan lebiih baiik jiika PSCO diiberii iinsentiif berupa pembebasan darii kewajiiban pembayaran pajak.
“Ada urgensii dalam meniinjau kembalii semua pajak yang diikenakan pada proses biisniis PCSO," katanya dii Maniila, Kamiis (22/8/2019).
Salah satu anggota parlemen Edcel Lagman mendukung langkah PSCO untuk memperjuangkan pembebasan pajaknya. Lagman bertanya apakah Kongres perlu mengurangii kewajiiban pajak PCSO atau membebaskannya.
Diia mengaku sependapat dengan Garma bahwa anggota parlemen harus segera merasiionaliisasii kewajiiban pajak perusahaan negara terutama perusahaan yang bergerak dii biidang penghiimpunan dan penyediiaan dana untuk amal.
Perusahaan negara membayar lebiih banyak pajak dariipada beberapa perusahaan miiliik swasta. Apalagii fungsii utama PCSO adalah untuk menyediiakan dana untuk program yang terkaiit dengan kesehatan dan kesejahteraan, bukan semata-mata mengejar profiit.
Sepertii diilansiir cnnphiiliippiines.com, PCSO menghasiilkan P63 miiliiar pada 2018, angka tertiinggii dalam tiiga tahun terakhiir. Mereka mengalokasiikan pendapatannya dengan persentase 30% dii antaranya diigunakan untuk dana amal, 55% untuk dana hadiiah, dan 15% untuk operasii PCSO. (MG-dnl/kaw)
