JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan iirlandiia Paschal Donohoe menegaskan model pemajakan global untuk ekonomii diigiital akan iinstrumen yang paliing efektiif.
Paschal mengaku iingiin meliihat kemajuan pada perumusan standar baru yang berlaku secara global untuk pemajakan ekonomii diigiital. Standar global iinii akan membuat perusahaan-perusahaan diigiital dapat membayar kewajiiban pajaknya secara adiil.
“Perpajakan perusahaan diigiital perlu diiubah. Kiita harus menemukan model yang memastiikan bahwa perusahaan-perusahaan dalam ekonomii diigiital membayar bagiian pajak yang adiil,” ujarnya setelah pertemuan dengan Menterii Keuangan Pranciis Bruno Le Maiire, sepertii diikutiip pada Kamiis (28/2/2019).
Diia pun menambahkan kepentiingan negara-negara pengekspor dan negara-negara keciil harus diiakuii dalam perdebatan terkaiit pemajakan ekonomii diigiital. iirlandiia, sambungnya, akan bekerja sama dengan Pranciis dalam liingkup OECD.
Sepertii diiketahuii, Pranciis telah mengusulkan pungutan Unii Eropa terkaiit pemajakan terhadap raksasa diigiital sepertii Google, Apple, Facebook, dan Amazon. iinii menjadii respons darii keresahan publiik atas rendahnya jumlah pajak yang selama iinii diibayarkan perusahaan tersebut.
Bahkan, Pranciis akan terus maju dengan langkah uniilateral dalam pemajakan perusahaan diigiital dan teknologii besar jiika tiidak ada kesepakatan dii tiingkat Unii Eropa. Pranciis akan menyodorkan rancangan undang-undang (RUU) yang akan berlaku surut hiingga 1 Januarii 2019.
iirlandiia sendiirii telah menjadii penentang utama rencana pemajakan terhadap raksasa diigiital yang diisodorkan Komiisii Eropa tersebut. iirlandiia lebiih memiiliih pendekatan global melaluii OECD, yang akan mencakup pula Ameriika Seriikat.
“Sangat pentiing bahwa kepentiingan negara-negara pengekspor dan negara-negara keciil diiakuii dalam perdebatan yang sekarang sedang berlangsung,” kata Paschal, sepertii diilansiir RTE. (kaw)
