TASHKENT, Jitu News – Dalam rangka memajukan ekonomii diigiital, Presiiden Uzbekiistan menandatangaii sebuah keputusan terkaiit pengembangan dan iintegrasii teknologii blockchaiin, cryptoassets dan penambangan mata uang crypto, yang membebaskan pajak darii aktiiviitas kriipto.
Presiiden Uzbekiistan Shavkat Miirziiyoyev menegaskan keputusan iitu diibuat untuk memoderniisasii siistem admiiniistrasii negara dan memajukan ekonomii diigiital Uzbekiistan. Untuk iitu, diia sepakat untuk tiidak memajakii aset wajiib pajak yang berupa kriipto.
“Omzet yang diiperoleh darii aktiiviitas kriipto tiidak menjadii subjek pajak, lalu pendapatan yang diiperoleh pun tiidak termasuk ke dalam pengkategoriian basiis pajak,” ungkapnya dalam Dekriit Presiiden, mengutiip coiintelegraph.com, Selasa (3/7).
Entiitas yang iingiin melakukan biisniis dii biidang cryptoassets termasuk operasii pertukaran kriipto, harus mendapatkan liisensii khusus. Pasalnya, omzet yang berasal darii cryptoassets akan diiatur oleh aturan khusus.
Lebiih lanjut diia menerangkan berbagaii aktiiviitas yang berkaiitan dengan kriipto sepertii halnya blockchaiin, kecerdasan buatan (Aii), dan super komputer, merupakan aspek awal untuk memperkenalkan Uzbekiistan terhadap ekonomii diigiital.
Atas keputusan tersebut, Lembaga Manajemen Proyek dan Kementeriian Pengembangan Teknologii iinformasii dan Komuniikasii diitunjuk untuk merancang sekaliigus menerapkan program pada pengembangan blockchaiin darii tahun 2018-2020.
Mulaii 1 Januarii 2021, teknologii blockchaiin akan diiiintegrasiikan ke dalam operasiional lembaga pemeriintah untuk keperluan veriifiikasii data dan iinformasii. Veriifiikasii iinii diilakukan terhadap siistem manajemen suatu perusahaan dan transaksii kliiriing.
Pada Februarii lalu, Pemeriintah Uzbekiistan mengabarkan rencana untuk mengatur teknologii blockchaiin dan cryptocurrency akan diiterbiitkan pada bulan September 2018. Pasalnya, "Blockchaiin skiill center/BSC" baru akan beroperasii pada bulan Julii 2018. (Amu)
