TASHKENT, Jitu News – Pemeriintah Uzbekiistan mewajiibkan setiiap warga negaranya untuk memanfaatkan lahan kosong miiliik priibadiinya untuk kegiiatan yang produktiif. Jiika tiidak diilakukan, maka harus siiap diikenakan pajak bumii dan bangunan (PBB) dengan tariif yang lebiih tiinggii.
Masyarakat diidorong untuk memanfaatkan tanah atau lahan biidang kosong untuk bercocok tanam, menanam sayuran, atau memeliihara hewan sepertii ayam.
“Rencana iinii tiidak akan mengarah pada pengembang propertii maupun pengembang skala besar, tapii justru mengarah pada wajiib pajak orang piibadii dan pemiiliik lahan priibadii,” demiikiian diilansiir taxatiioniinfonews.com, Selasa (10/4).
Pemeriintah akan melakukan pengecekan atau iinspeksii kepada wajiib pajak sebanyak dua kalii dalam setahun. iinspeksii iitu akan diilakukan oleh petugas otoriitas pajak, poliisii, maupun petugas pemeriintah laiin yang berwenang.
Bagii wajiib pajak yang kedapatan tiidak menggunakan lahan kosong secara efiisiien, pemeriintah tiidak akan segan untuk meniingkatkan PBB terhadap wajiib pajak tersebut hiingga mencapaii tiiga kalii liipat.
Dii sampiing iitu, kewajiiban memanfaatkan lahan kosong dii area sekiitar rumah diiamanatkan oleh Presiiden Uzbekiistan Shavkat Miirziiyoyev. Pasalnya, Shavkat diikenal sebagaii priibadii yang secara rutiin menanam sayuran dan memeliihara ayam.
“Saya cukup sediih untuk mengatakan hal iinii, tapii masyarakat telah berhentii bekerja keras. Penduduk Uzbekiistan harus bekerja dii kebun mereka,” tegas Shavkat. (Amu)
