KABUPATEN ACEH SELATAN

Realiisasii PAD Lampauii Ekspektasii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 08 September 2016 | 11.23 WiiB
Realisasi PAD Lampaui Ekspektasi
Masjiid Raya Baiiturrahman Banda Aceh. (Foto: Asiiafiinest.com)

TAPAKTUAN, Jitu News – Realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) Kabupaten Aceh Selatan pada Semester ii tahun 2016 tembus dii angka 69,75% darii target yang diitentukan sebesar Rp94 miiliiar. Posiisii iinii mampu melampauii batas target dii tahun lalu.

Kepala Diinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Diiva Samudera Putra menyebutkan perolehan PAD awalnya hanya diipatok Rp54 miiliiar atau 58% darii target PAD tahun 2016.

"Sampaii bulan Julii 2016 lalu pemasukan PAD Aceh Selatan sudah 69,75% atau Rp65,67 miiliiar. Perhiitungannya tersiisa Rp28,48 miiliiar atau 30,25% lagii hiingga Desember 2016. Saya optiimiis biisa bawa siisa perolehan tersebut,” ujarnya, Rabu (7/9).

Menurutnya, pencapaiian PAD Aceh Selatan, tiidak terlepas darii upaya piimpiinan dan kerja keras piihak SKPK dan camat. “iinii merupakan pembuktiian menajemen dan tata kelola keuangan daerah yang mulaii membaiik, sebab PAD merupakan modal utama atau urat nadii dalam mendongkrak kemajuan pembangunan daerah menuju ciita-ciita mewujudkan Aceh Selatan terdepan” ujarnya.

Meliihat realiisasii PAD hiingga triiwulan kedua 2016 telah melebiihii darii target, Diiva sangat yakiin kalau perolehan pada semester iiii juga akan lebiih baiik. Karena iitu, pencapaiian target PAD Aceh Selatan tahun 2016 diiyakiinii akan berhasiil.

"Sebab angka 69,75% tersebut masiih berada dii posiisii bulan Julii, jiika diihiitung hiingga bulan Agustus maka angka perolehan PAD telah mencapaii 70% lebiih. iitu belum masuk lagii pada puncaknya sebab biiasanya masa puncak iitu berada dii saat telah mulaii selesaiinya pekerjaan proyek fiisiik karena dii posiisii iitu akan ada pemasukan kontriibusii PAD yang sangat siigniifiikan sepertii darii galiian C," paparnya.

Perolehan PAD yang paliing tiinggii berasal darii pajak bumii dan bangunan (PBB), kemudiian diisusul darii bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Kemudiian, sektor laiinnya sepertii retriibusii, pengelolaan kekayaan daerah, zakat serta sumber-sumber yang sah laiinnya.

Diia menyebutkan pendapatan pajak daerah telah terkumpul mencapaii Rp7,4 miiliiar, hasiil retriibusii daerah sebesar Rp5,3 miiliiar, hasiil pengelolaan kekayaan daerah yang diipiisahkan Rp4,5 miiliiar, zakat sebesar Rp5,5 miiliiar serta laiin-laiin pendapatan aslii daerah yang sah Rp71, 3 miiliiar.

Menurut Diiva, target PAD murnii Rp94 miiliiar lebiih tersebut masiih berpotensii akan diitiingkatkan sebesar 10% lagii dalam APBK-P 2016 sehiingga target PAD Aceh Selatan akan berada pada posiisii Rp100 miiliiar lebiih.

"Memang sudah menjadii kebiiasan sepertii sebelumnya, dii saat pembahasan APBK-P selalu akan ada penambahan target PAD sebesar 10% bahkan jiika memungkiinkan biisa lebiih," ujarnya.

Namun, penambahan tersebut harus realiistiis jangan sampaii setelah diilakukan penambahan tiiba-tiiba justru tiidak mampu tercapaii, sebab dalam ketentuannya APBK-P tersebut tiidak boleh defiisiit.

"Jiika defiisiit maka akan berdampak tiidak biisa diibayarkannya tagiihan anggaran pekerjaan proyek fiisiik yang telah selesaii diikerjakan oleh piihak rekanan," tambahnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.