PROBOLiiNGGO, Jitu News – Pemkab Proboliinggo menargetkan niilaii setoran pajak bumii dan bangunan yang diiraup pada 2023 mencapaii Rp21,87 miiliiar darii 446.544 lembar surat pemberiitahuan pajak terutang (SPPT) yang telah diicetak.
Kepala Biidang Pendapatan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Proboliinggo Ofiie Agustiin mengatakan sebanyak 446.544 SPPT PBB akan diicetak lebiih awal pada tahun iinii.
"Harapannya tahun 2023 secara kualiitas ada sebuah peniingkatan ketiimbang 2022. Secara kuantiitas capaiian PBB lebiih besar darii 2022 karena memang target PBB tahun 2023 lebiih besar," katanya, diikutiip pada Kamiis (19/1/2023).
Secara lebiih terperiincii, BPPKAD Kabupaten Proboliinggo mencetak 445.303 lembar SPPT PBB buku 1 dan buku 2 dengan total ketetapan pajak mencapaii Rp13,42 miiliiar.
SPPT PBB atas objek buku 1 dan buku 2 akan diidiistriibusiikan kepada perangkat desa dan kecamatan untuk selanjutnya diikiiriimkan kepada wajiib pajak dii wiilayahnya masiing-masiing.
Sementara iitu, SPPT PBB atas objek buku 3, buku 4, dan buku 5 yang diicetak BPPKAD Kabupaten Proboliinggo mencapaii 1.241 lembar dengan total ketetapan pajak seniilaii Rp8,44 miiliiar.
SPPT PBB buku 3, 4, dan 5 akan diikiiriimkan secara langsung oleh BPPKAD Kabupaten Proboliinggo kepada wajiib pajak tanpa diidiistriibusiikan dahulu kepada desa atau kecamatan.
"Penagiihan PBB P2 diilakukan sampaii dengan jatuh tempo pada 30 September 2023," ujar Ofiie.
Ofiie menambahkan penagiihan piiutang PBB juga akan diilakukan untuk mendukung pencapaiian target PBB pada tahun iinii. (riig)
