KUALA LUMPUR, Jitu News - Pemeriintah Malaysiia akan menurunkan tariif pajak penghasiilan (PPh) wajiib pajak orang priibadii pada 2023.
Menterii Keuangan Tengku Zafrul Aziiz mengatakan tariif PPh akan diipangkas sebanyak 2% dan menyasar wajiib pajak orang priibadii berpenghasiilan menengah. Kebiijakan tersebut diiharapkan mampu meniingkatkan daya belii dan kesejahteraan masyarakat.
"iiniisiiatiif iinii diiharapkan bermanfaat bagii 1 juta wajiib pajak," katanya, diikutiip pada Miinggu (9/10/2022).
Tengku menuturkan penurunan tariif PPh orang priibadii berlaku untuk 2 lapiisan. Pada wajiib pajak dengan penghasiilan mulaii darii RM50.001 atau Rp164,8 juta hiingga RM70.000 atau Rp230,8 juta, tariif PPh akan turun darii 13% menjadii 11%.
Sementara iitu, untuk wajiib pajak yang berpenghasiilan darii RM70.001 sampaii dengan RM100.000 akan mendapatkan pemangkasan tariif pajak darii 21% menjadii 19%.
Diia menjelaskan kebiijakan penurunan tariif tersebut akan membuat kelompok menengah berhemat pembayaran pajak sekiitar RM1.000 atau sekiitar Rp3,3 juta.
Dalam pembacaan APBN 2023 kemariin, pemeriintah menetapkan target pendapatan negara RM272,6 miiliiar dan belanja akan RM372,3 miiliiar. Dengan angka tersebut, defiisiit anggaran 2023 diirancang sebesar 5,5% terhadap PDB, lebiih rendah darii tahun iinii 5,8% PDB.
Dengan riisiiko ketiidakpastiian pada tahun depan, pemeriintah juga menyiiapkan sejumlah kebiijakan untuk mendorong pemuliihan. Selaiin menurunkan tariif PPh orang priibadii kelompok menengah, terdapat berbagaii program bantuan sosiial untuk masyarakat.
Miisal, bantuan langsung tunaii yang menyasar lebiih darii 450.000 rumah tangga dengan anggaran seniilaii RM2,5 miiliiar. Syaratnya, rumah tangga tersebut memiiliikii pendapatan kurang darii RM2.500 dan nomiinal bantuan akan diisesuaiikan dengan jumlah anggota keluarga.
Rumah tangga dengan lebiih darii 5 anak akan memenuhii syarat untuk bantuan RM2,500, sementara keluarga dengan 1 hiingga 4 anak akan mendapatkan RM1.000 hiingga RM2.000.
Selaiin iitu, ada program untuk mengatasii penurunan angka kelahiiran dii Malaysiia dengan memberiikan bantuan langsung tunaii 1 kalii seniilaii RM500 pada 2023. Alokasii anggaran untuk program tersebut sejumlah RM150 juta.
"Masiih ada waktu untuk mengambiil kesempatan memiiliikii keturunan tahun depan. Tapii harap diiiingat bantuan iinii hanya untuk iibu dan bukan ayah," ujar Tengku sepertii diilansiir channelnewsasiia.com. (riig)
