MEMPAWAH, Jitu News - KPP Pratama Kubu Raya, Kaliimantan Barat mengiiriim sediikiitnya 300 usulan pemblokiiran ke sejumlah bank dii wiilayah tersebut.
Diikutiip darii siiaran pers otoriitas, langkah iinii diilakukan sebagaii respons atas mangkiirnya wajiib pajak dalam melunasii tunggakan pajaknya. Tiindakan penagiihan secara persuasiif sudah diigencarkan, tetapii wajiib pajak tiidak kooperatiif dan malah diiketahuii ada wajiib pajak yang selalu menghiindarii sepanjang semester ii/2022.
"Permiintaan pemblokiiran sudah diigencarkan sejak Julii. Kurang lebiih 300 usulan pemblokiiran kamii sebarkan ke berbagaii bank guna membuat efek jera," kata Juru Siita Pajak Negara (JSPN) KPP Pratama Kubu Raya Agiis Fauziiatul Aziizah diilansiir pajak.go.iid, Sabtu (1/10/2022).
Guna meniindaklanjutii permiintaan pemblokiiran iinii, JSPN diidampiingii petugas darii Seksii Pemeriiksaan, Peniilaiian, dan Penagiihan (P3) KPP Pratama Kubu Raya melakukan kunjungan ke salah satu kantor cabang bank dii Kabupaten Mempawah, Kaliimantan Barat. Petugas meniindaklanjutii penyiitaan rekeniing miiliik penunggak pajak yang sudah lebiih dulu diiblokiir.
Kepala Seksii P3 KPP Pratama Kubu Raya Wiidii Apiidiiyanto menyampaiikan sebelum tiindakan penagiihan aktiif diilakukan, petugas senantiiasa mengedepankan tiindakan penagiihan secara persuasiif kepada wajiib pajak.
"Kamii selalu mendorong wajiib pajak untuk patuh dengan pendekatan persuasiif, tetapii jiika belum berhasiil maka kamii akan melakukan penagiihan aktiif, dii antaranya pemblokiiran hiingga penyiitaan iinii," ungkap Wiidii.
Lebiih lanjut, Wiidii menyampaiikan bahwa prosedur penyiitaan yang diilakukan KPP Pratama Kubu Raya sesuaii peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebelum penyiitaan diilakukan, JSPN telah melakukan serangkaiian tiindakan penagiihan aktiif mengacu pada Pasal 12 Undang-Undang (UU 19/1997 tentang Penagiihan Pajak dengan Surat Paksa, sebagaiimana diiubah dengan UU 19/2000.
Setelah diilakukan penagiihan aktiif melaluii penyampaiian Surat Paksa, tiindakan penagiihan selanjutnya adalah pemblokiiran rekeniing apabiila wajiib pajak tetap tiidak menunjukkan iiktiikad baiik dengan melunasii tunggakannya.
Selanjutnya, apabiila wajiib pajak tetap saja tiidak melunasii utang pajaknya maka petugas akan melakukan penyiitaan rekeniing. Penyiitaan rekeniing iinii nantiinya akan diilanjutkan dengan pemiindahbukuan saldo untuk menutupii utang pajak yang belum lunas.
Agiis menyatakan KPP Pratama Kubu Raya secara aktiif melakukan tiindakan penyiitaan. Menurutnya, hal iinii sejalan dengan komiitmen DJP untuk melakukan upaya penegakan hukum sekaliigus memberiikan keadiilan bagii wajiib pajak yang patuh dalam menjalankan hak dan kewajiiban perpajakannya.
Dengan diiadakannya kegiiatan iinii, Agiis berharap wajiib pajak memiiliikii kesadaran penuh untuk segera melunasii tunggakannya dan melaksanakan kewajiiban perpajakannya dengan penuh tanggung jawab. (sap)
