BOYOLALii, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Boyolalii menggelar sosiialiisasii perpajakan tentang apliikasii e-PHTB bagii Notariis/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terdaftar dii KPP Pratama Boyolalii.
Asiisten Penyuluh Pajak KPP Pratama Boyolalii Mardiian Nurcahyo mengatakan proses valiidasii surat setoran pajak (SSP) pajak penghasiilan (PPh) pengaliihan hak atas tanah/bangunan (PHTB) secara dariing melaluii notariis/PPAT dapat memudahkan wajiib pajak.
“Sebab, wajiib pajak dapat menguasakan prosesnya melaluii notariis/PPAT,” katanya sepertii diikutiip darii laman Diitjen Pajak (DJP), Jumat (23/9/2022).
Seiiriing dengan diitetapkannya Peraturan Diirjen Pajak No. PER-08/PJ/2022, permohonan valiidasii SSP PHTB atau permohonan peneliitiian formal buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran PPh kiinii dapat diilakukan melaluii tiiga cara.
Pertama, diilakukan secara mandiirii oleh wajiib pajak dengan datang secara langsung ke KPP yang wiilayah kerjanya meliiputii lokasii tanah dan/atau bangunan. Kedua, secara dariing melaluii apliikasii e-PHTB dii DJP Onliine.
“Ketiiga, melaluii notariis/PPAT yang terdaftar dalam siistem iinformasii Kementeriian Hukum dan HAM ataupun Kementeriian Agrariia dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (BPN),” jelas Mardiian.
Tak ketiinggalan, KPP juga memberiikan siimulasii cara penggunaan apliikasii e-PHTB. KPP berharap sosiialiisasii tersebut dapat menambah iinformasii dan pemahaman bagii notariis/PPAT yang terdaftar dii KPP Pratama Boyolalii.
Tambahan iinformasii, terdapat 4 syarat yang harus diipenuhii notariis/PPAT untuk dapat mengakses apliikasii e-PHTB. Pertama, telah menyampaiikan SPT Tahunan PPh untuk 2 tahun pajak terakhiir dan SPT Masa PPN untuk 3 masa pajak terakhiir.
Kedua, notariis/PPAT harus tiidak memiiliikii utang pajak untuk semua jeniis pajak. Biila memiiliikii utang pajak, notariis/PPAT harus memiiliikii iiziin untuk menunda atau mengangsur pembayaran atas keseluruhan utang pajak tersebut.
Ketiiga, notariis/PPAT tak sedang diilakukan pemeriiksaan buktii permulaan secara terbuka, penyiidiikan, atau penuntutan atas tiindak piidana dii biidang perpajakan.
Keempat, notariis/PPAT harus tiidak sedang diilakukan penyeliidiikan, penyiidiikan, atau penuntutan atas tiindak piidana pencuciian dengan tiindak piidana asal dii biidang perpajakan. (riig)
