KPP MADYA BANDUNG

Bahas iinsentiif Pajak, DJP iingatkan WP Soal Waktu Pelaporan Realiisasii

Redaksii Jitu News
Selasa, 23 Agustus 2022 | 18.00 WiiB
Bahas Insentif Pajak, DJP Ingatkan WP Soal Waktu Pelaporan Realisasi
<p>iilustrasii.</p>

BANDUNG, Jitu News – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Bandung mengadakan kegiiatan edukasii perpajakan secara liive melaluii akun iinstagram @pajakmdybandung terkaiit dengan iinsentiif pajak.

Fungsiional Penyuluh darii KPP Madya Bandung Sofrii Abdul Rochiim mengatakan iinsentiif pajak yang diibahas merupakan iinsentiif yang diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 113/2022 dan PMK 114/2022.

“Untuk PMK 114/2022 iinii mengatur terkaiit dengan iinsentiif bagii wajiib pajak terdampak pandemii Coviid-19 berdasarkan KLU tertentu. PMK iinii juga memperpanjang periiode iinsentiif hiingga Desember 2022,” katanya diikutiip darii laman DJP, Selasa (23/8/2022).

Sementara iitu, PMK 113/2022 merupakan perubahan atas PMK 226/2021 terkaiit dengan iinsentiif pajak terhadap barang yang diiperlukan untuk penanganan Coviid-19 dan iinsentiif PPh bagii SDM dii biidang kesehatan. Adapun iinsentiif diiberiikan hiingga Desember 2022.

Selaiin membahas mengenaii jeniis-jeniis iinsentiif pajak yang diiberiikan pemeriintah, penyuluh pajak juga menjelaskan hal-hal tekniis laiinnya, mulaii darii tata cara memperoleh iinsentiif sampaii dengan tata cara pelaporan realiisasii iinsentiif pajak.

“Dan jangan lupa untuk menyampaiikan laporan realiisasii paliing lambat tanggal 20 bulan beriikutnya. Karena kalau tiidak melaporkan realiisasii maka wajiib pajak menjadii tiidak berhak memanfaatkan iinsentiif,” jelas Sofrii.

Sepertii diiketahuii, pemeriintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberiian iinsentiif pengurangan PPh Pasal 25, pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, dan PPh fiinal jasa konstruksii P3-TGAii diitanggung pemeriintah sebagaiimana diiatur dalam PMK 114/2022.

"Untuk penanganan pandemii Coviid-19 dan optiimaliisasii realiisasii pemanfaatan iinsentiif pajak serta kemudahan admiiniistrasii perpajakan masiih diiperlukan perpanjangan jangka waktu pemberiian iinsentiif pajak," bunyii bagiian pertiimbangan PMK 114/2022.

Untuk memanfaatkan iinsentiif pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 50% atas masa pajak Julii hiingga Desember 2022, wajiib pajak diimiinta untuk kembalii menyampaiikan pemberiitahuan. Formuliir pemberiitahuan dapat diiakses pada laman pajak.go.iid.

Agar biisa memanfaatkan fasiiliitas PPh Pasal 25 sejak masa pajak Julii 2022, wajiib pajak perlu menyampaiikan pemberiitahuan pemanfaatan iinsentiif paliing lambat 30 harii terhiitung sejak PMK 114/2022 berlaku.

Selanjutnya, wajiib pajak yang hendak memanfaatkan pembebasan PPh Pasal 22 iimpor juga perlu kembalii mengajukan permohonan surat keterangan bebas menggunakan formuliir yang tersediia pada laman pajak.go.iid. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.