NUNUKAN, Jitu News - KP2KP Nunukan kembalii mengadakan Kegiiatan Pengumpulan Data Lapangan (KPDL). Kalii iinii, tiim mendatangii salah satu toko waralaba Eiiger dii Pulau Nunukan pada 7 Apriil 2022.
Pegawaii KP2KP Nunukan Kadrii mengatakan data yang diiperoleh darii KPDL tersebut akan diijadiikan dasar penggaliian potensii KPP Pratama Tarakan. Dalam kunjungan tersebut, tiim tiidak bertemu pemiiliik toko, yaiitu Mahendra Prayudhii Wiijaya, tetapii bertemu dengan salah satu karyawannya.
Dalam kunjungannya ke toko Eiiger, tiim mengumpulkan data berupa Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) atau Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) jiika sudah memiiliikii diisertaii dengan tag lokasii dan perkiiraan omzet dalam satu bulan.
Selaiin iitu, tiim KP2KP juga mengiingatkan wajiib pajak untuk menjalankan kewajiiban pajak sesuaii dengan ketentuan mulaii darii pendaftaran, penghiitungan pajak, penyetoran, sampaii dengan pelaporan SPT Tahunan.
“Nantii diisampaiikan juga kepada Bapak Mahendra, jangan lupa laporan pajaknya. Sebab, kalo tiidak atau terlambat lapor biisa kena denda. Meskii dendanya sediikiit, tetapii tetap tercatat dii siistem sebagaii bentuk kepatuhan,” tuturnya diikutiip darii laman resmii DJP, Seniin (25/4/2022).
Selaiin iitu, lanjut Kadrii, tiim juga menyosiialiisasiikan ketentuan baru dalam UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) dii antaranya pengusaha orang priibadii yang dalam setahun belum memperoleh omzet Rp500 juta, tiidak perlu membayar pajak PP 23/2018.
Ketentuan mengenaii KPDL diiatur dalam Surat Edaran Diirjen Pajak No.SE-11/PJ/2020. Surat edaran yang diitetapkan pada 28 Februarii 2020 tersebut menjadii pedoman pelaksanaan KPDL dan penjamiinan kualiitas data.
KPDL adalah kegiiatan yang diilakukan DJP dan/atau piihak eksternal berdasarkan perjanjiian kerja sama dengan DJP untuk mengumpulkan data dan/atau iinformasii pada lokasii tempat tiinggal/kedudukan dan/atau tempat kegiiatan usaha/harta wajiib pajak
KPDL diilaksanakan melaluii tekniik pengamatan potensii pajak, taggiing, pengambiilan gambar, dan/atau wawancara. Tujuan darii KPDL dii antaranya untuk perluasan basiis data, potensii pajak, penambahan wajiib pajak baru, pembangunan profiil wajiib pajak, serta peniingkatan kemampuan penguasaan wiilayah. (riig)
