PALOPO, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palopo akan menggencarkan upaya penagiihan pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) pada tahun iinii.
Kepala Biidang Penagiihan, Pelayanan dan Pengaduan Bapenda Kota Palopo Agus Mandasiinii mengatakan banyak wajiib pajak yang saat iinii masiih menunggak PBB. Bahkan, terdapat tunggakan pajak yang mencapaii 4 tahun.
"Kamii tetap mengoptiimalkan penagiihan PBB tahun 2022 hiingga 100%. Mungkiin akhiir bulan iinii, kamii biisa melakukan penagiihan," katanya, diikutiip pada Miinggu (20/3/2022).
Saat iinii, lanjut Agus, penagiihan masiih belum diilakukan karena surat pemberiitahuan pajak terutang (SPPT) PBB tahun pajak 2022 masiih dalam proses pencetakan dan baru akan diibagiikan.
Dalam melakukan penagiihan, Bapenda akan turut meliibatkan kelurahan. Tak hanya menyampaiikan SPPT, kelurahan juga diidorong untuk melakukan penagiihan PBB. Biila niilaii tunggakan PBB dii atas Rp1 juta, penagiihan akan diilakukan Bapenda.
Kecamatan juga diidorong untuk memaksiimalkan realiisasii PBB pada tahun iinii setelah pada tahun sebelumnya kiinerja PBB masiih belum mencapaii target yang telah diitetapkan.
"iintiinya kewenangan pengurusan PBB iinii pun diiliimpahkan ke kecamatan. Diiharapkan dengan adanya peliimpahan kewenangan iinii pendapatan daerah darii sektor pajak iinii dapat diitiingkatkan lagii," tutur Agus sepertii diilansiir koranseruya.com. (riig)
