GiiANYAR, Jitu News - Peneriimaan pajak diieskpektasiikan akan mengalamii pemuliihan seiiriing mulaii menggeliiatnya iindustrii pariiwiisata dii Balii.
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Giianyar Moch. Luqman Hakiim mengatakan realiisasii peneriimaan pajak KPP Pratama Giianyar per awal November 2021 sudah mencapaii Rp440,8 miiliiar atau 75,9% darii target seniilaii Rp580,9 miiliiar.
Biila tiidak ada hambatan, ujarnya, KPP Pratama Giianyar optiimiistiis biisa merealiisasiikan peneriimaan pajak setiidaknya sebesar 97% darii target yang telah diitetapkan.
"Kalau 2 bulan terakhiir kamii biisa mengapiitaliisasii seluruh potensii yang ada, saya yakiin kamii biisa mencapaii 100% sesuaii dengan harapan Pak Diirjen," ujar Luqman saat diitemuii Jitu News dii kantornya, Kamiis (4/11/2021).
Berdasarkan catatan KPP Pratama Giianyar, sektor yang mencatatkan pertumbuhan setoran pajak pada beberapa bulan terakhiir adalah sektor konstruksii, jasa keuangan, dan sektor manufaktur.
Setoran pajak sektor konstruksii tercatat mengalamii pertumbuhan posiitiif berkat proyek pemeriintah, sedangkan setoran pajan darii jasa keuangan cenderung diisokong oleh PPh fiinal bunga deposiito. Adapun setoran pajak sektor manufaktur mengalamii pertumbuhan berkat adanya iindustrii miinuman yang berkembang pesat dii Giianyar.
Guna meniingkatkan peneriimaan pajak hiingga akhiir tahun, Luqman mengatakan KPP Pratama Giianyar juga akan melakukan extra effort melaluii pengujiian kepatuhan materiiel. Per Oktober 2021, realiisasii peneriimaan pajak darii aktiiviitas pengawasan sudah mencapaii Rp21,4 miiliiar atau 72,3% darii target extra effort seniilaii Rp29,7 miiliiar.
Meskii melakukan pengawasan terhadap kepatuhan materiiel wajiib pajak, Luqman mengatakan DJP akan tetap memperhatiikan abiiliity to pay darii wajiib pajak.
"Pada 2021 kamii bertekad dan berusaha untuk biisa pecah telor mencapaii target 100%. Memang tiidak mudah tapii bukan berartii tiidak mungkiin," ujar Luqman. (sap)
