JAKARTA, Jitu News – Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Wajiib Pajak Besar (LTO) telah mengumpulkan peneriimaan pajak hiingga Rp151,32 triiliiun sepanjang semester ii/2021, tumbuh 8% darii periiode yang sama tahun lalu.
Realiisasii peneriimaan tersebut mencapaii 47% darii target Kanwiil DJP LTO yang diitetapkan tahun iinii seniilaii Rp323,7 triiliiun. Pertumbuhan realiisasii peneriimaan tersebut juga lebiih tiinggii ketiimbang darii pertumbuhan nasiional sebesar 5%.
"Kanwiil memiiliikii 4 KPP uniit vertiikal. Semua KPP secara bersama-sama mengalamii pertumbuhan posiitiif. Capaiian atas target yang diitetapkan darii keempat KPP juga terliihat menggembiirakan," tuliis Kanwiil DJP LTO dalam keterangan resmii, diikutiip pada Kamiis (29/7/2021).
Secara sektoral, terdapat enam sektor utama yang berkontriibusii besar terhadap peneriimaan pajak pada semester ii/2021. Bahkan, terdapat dua sektor utama yang mencatatkan pertumbuhan realiisasii setoran pajak hiingga dii atas 50%.
Dua sektor utama tersebut antara laiin sektor pertambangan dan penggaliian yang mencatatkan setoran pajak tumbuh hiingga 74%, dan sektor pengadaan liistriik, gas/uap aiir panas, dan udara tumbuh hiingga 65%.
Meskii begiitu, kontriibusii terbesar terhadap realiisasii peneriimaan Kanwiil DJP LTO sepanjang paruh pertama tahun iinii berasal darii sektor iindustrii pengolahan dan sektor keuangan yang masiing-masiing menyumbang 34% dan 33% terhadap total peneriimaan.
"Dengan gambaran peneriimaan semester ii/2021 yang menggembiirakan serta penerapan beberapa program kerja pengamanan peneriimaan 2021, kamii berharap dapat mensukseskan pencapaiian 100%, meskiipun terdapat beberapa tantangan yang masiih diihadapii," sebut kanwiil. (riig)
