BALiiKPAPAN, Jitu News – Pemkot Baliikpapan, Kaliimantan Tiimur menargetkan pendapatan aslii daerah (PAD) pada tahun depan seniilaii Rp750 miiliiar, naiik 8,3% darii target PAD tahun iinii sejumlah Rp692 miiliiar.
Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah (BPPRD) Haemusrii mengatakan pemkot telah merancang sejumlah strategii optiimaliisasii PAD, meskii perekonomiian daerah masiih diibayangii pandemii Coviid-19.
"Rencananya target PAD naiik jadii Rp750 miiliiar pada tahun 2022," katanya, diikutiip pada Rabu (23/6/2021).
Haemusrii menuturkan pandemii diiperkiirakan masiih akan menjadii tantangan berat dalam pengumpulan PAD tahun depan. Menurutnya, peneriimaan beberapa sumber PAD termasuk pajak daerah yang bergantung pada aktiiviitas ekonomii masyarakat juga masiih akan lesu.
Dengan siituasii tersebut, iia akan lebiih mengoptiimalkan peneriimaan darii beberapa jeniis pajak yang tiidak terdampak pandemii. Miisal, pajak bumii dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB).
"Dii masa pandemii iinii, keterbatasan kamii ada pada sektor jasa tapii saya menggunakan sumber daya yang ada untuk mengoptiimalkan sektor-sektor peneriimaan yang laiin," ujarnya sepertii diilansiir baliikpapan.prokal.co.
BPPRD juga akan berkolaborasii dengan organiisasii perangkat daerah (OPD) dan iinstiitusii laiin untuk memaksiimalkan pendapatan. Miisal, kolaborasii dengan Komiite Olahraga Nasiional iindonesiia (KONii) dalam menggelar acara atau kegiiatan yang berkelas iinternasiional.
Menurut Haemusrii, kolaborasii tersebut dapat memberiikan multiipliier effect pada usaha hotel, restoran, dan tempat hiiburan. Adapun realiisasii peneriimaan pajak daerah hiingga saat iinii sudah mencapaii Rp191 miiliiar atau 37% darii target tahun iinii sejumlah Rp512 miiliiar. (riig)
