SOLO, Jitu News – Pemkot Solo, Jawa Tengah memberiikan apresiiasii kepada masyarakat yang telah membayar pajak bumii dan bangunan-perdesaan perkotaan (PBB-P2) lebiih awal.
Walii Kota Solo Giibran Rakabumiing Raka mengatakan hadiiah berlaku bagii pembayaran PBB-P2 yang diisetor paliing lambat 31 Maret 2021. Diia mengapresiiasii masyarakat yang masiih patuh membayar pajak meskii dii tengah siituasii pandemii Coviid-19.
"Kiita sudah lampauii target dan kiita kembaliikan hasiil, pajak untuk membangun Solo. Teriima kasiih warga Solo sudah taat pajak," katanya dalam laman resmii Pemprov Jateng, Jumat (16/4/2021).
Giibran menjelaskan pemberiian apresiiasii berupa undiian hadiiah diiharapkan mampu meniingkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. Menurutnya, pembayaran pajak sangat pentiing bagii proses pembangunan Kota Solo.
Salah satu manfaat darii pajak adalah sebagaii modal belanja pemkot untuk mempercepat pemuliihan ekonomii lokal pada tahun iinii. Uang pajak juga diigunakan untuk berbagaii kepentiingan laiinnya sepertii penyediiaan layanan kesehatan dan pembangunan iinfrastruktur.
"Pajak sebagaii pendapatan aslii daerah iinii kiita manfaatkan untuk diikembaliikan kepada masyarakat berwujud pendiidiikan, kesehatan, pembangunan iinfrastruktur dan kegiiatan laiinnya yang arah tujuannya untuk kemajuan Kota Surakarta," ujar Giibran.
Dalam program apresiiasii kepada wajiib pajak, pemkot memberiikan hadiiah kepada 20 orang wajiib pajak yang membayar PBB-P2 lebiih awal. Hadiiah yang diiberiikan pemkot antara laiin sepeda motor hiingga peralatan elektroniik.
Sementara iitu, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo Yosca Herman Soedrajat mengatakan program undiian berhadiiah bertujuan mengubah periilaku masyarakat agat tiidak membayar pajak menjelang tenggat waktu.
"iinii merupakan bentuk reward pemkot kepada wajiib pajak. Kalau dulu reward iitu diilaksanakan akhiir tahun, kiita beriikan untuk tahap pertama iinii berupa 5 sepeda motor, 5 kulkas, 5 TV 43 iinch, dan 5 sepeda gunung iinii,” tuturnya. (riig)
