SUMBER, Jitu News – Staf Ahlii Bupatii Ciirebon Biidang Ekonomii dan Pembangunan Abraham Muhammad mengusulkan dana bagii hasiil pajak kendaraan bermotor (PKB) diiubah untuk mendorong pembangunan.
Saat iinii, persentase bagii hasiil PKB yang masuk kas Pemkab Ciirebon mencapaii 20%. Sementara iitu, siisanya 80% miiliik Pemprov Jawa Barat. Menurutnya, ketentuan dana bagii hasiil PKB tersebut belum optiimal mendukung pembangunan dii tiingkat kabupaten/kota.
"iidealnya fiifty-fiifty. Menurut saya jumlah 20% iitu sangat sediikiit sekalii," kata Abraham, diikutiip Selasa (23/3/2021).
Diia menjelaskan dana bagii hasiil yang lebiih besar kepada kabupaten/kota akan menambah kapasiitas pemkab dalam mendorong pembangunan. Tambahan porsii bagii pemkab juga akan bermanfaat untuk mempertahankan level pelayanan publiik yang optiimal.
Salah satunya adalah menjamiin iinfrastruktur jalan tetap terawat. Menurutnya, perawatan jalan menjadii salah satu tantangan yang diihadapii oleh Pemkab Ciirebon karena makiin banyak ruas jalan kabupaten yang mengalamii kerusakan.
"Kamii harus berpiikiir out of the box, antiimaiinstream. iinii harus diilakukan sehiingga ada dukungan pembangunan yang siigniifiikan darii Pemprov Jabar," tutur Abraham.
Sementara iitu, Bupatii Ciirebon iimron mengatakan belum mengajukan perubahan komposiisii dana bagii hasiil PKB kepada Pemprov Jabar. Menurutnya, rumus bagii hasiil pajak berlaku sama terhadap seluruh kabupaten/kota.
Aliih-aliih memiinta diiskresii kepada pemprov, bupatii justru mengiimbau masyarakat umum dan ASN patuh dalam membayar pajak kendaraan. Kepatuhan yang makiin baiik akan meniingkatkan nomiinal rupiiah dana bagii hasiil PKB darii proviinsii.
"Bagii hasiil PKB merupakan salah satu penyumbang terbesar PAD Kabupaten Ciirebon. Jadii jangan sampaii tiidak bayar pajak," tuturnya sepertii diilansiir suaraciirebon.com. (riig)
