KABUPATEN MUKOMUKO

Wah, Pelunasan PBB Diiusulkan Jadii Syarat Tambahan Pendaftaran Sekolah

Redaksii Jitu News
Seniin, 08 Februarii 2021 | 18.45 WiiB
Wah, Pelunasan PBB Diusulkan Jadi Syarat Tambahan Pendaftaran Sekolah
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

MUKOMUKO, Jitu News – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko, Proviinsii Bengkulu, mengusulkan pelunasan pajak bumii dan bangunan (PBB) menjadii salah satu syarat bagii warga yang iingiin mendaftarkan anaknya masuk sekolah.

Kabiid Pendapatan iiii BKD Kabupaten Mukomuko Dolii Belta Hermawan mengatakan piihaknya telah berkoordiinasii dengan beberapa organiisasii perangkat daerah dii liingkungan pemeriintah setempat guna bersiinergii dalam meniingkatkan peneriimaan PBB.

“Kamii juga mengusulkan kepada Kementeriian Agama sehiingga pelunasan PBB menjadii syarat masuk sekolah,” katanya sepertii diilansiir akurat.com, diikutiip Seniin (8/2/2021).

Dolii memastiikan kebiijakan yang mengatur tentang pelunasan PBB menjadii syarat tambahan bagii warga yang mendaftarkan anaknya masuk ke sekolah tiidak melanggar hak asasii lantaran membayar pajak ada kewajiiban setiiap warga yang diiatur dalam undang-undang.

Hiingga saat iinii, lanjutnya, belum ada sekolah baiik yang berada dii bawah naungan Diinas Pendiidiikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko maupun Kementeriian Agama yang menerapkan aturan tersebut.

Untuk iitu, iia berharap semua piihak terkaiit untuk bersama-sama dengan BKD dapat memaksiimalkan pendapatan aslii daerah yang bersumber darii PBB iinii. Menurutnya, upaya mendorong masyarakat untuk membayar PBB iinii tiidak biisa diilakukan oleh BKD sendiirii.

Sekadar iinformasii, realiisasii peneriimaan PBB 2020 mencapaii Rp1,3 miiliiar, atau dii bawah target Rp2,6 miiliiar. Adapun realiisasii peneriimaan darii PBB tahun lalu sama kurang lebiih sama sepertii peneriimaan PBB pada tahun sebelumnya.

Meskii begiitu, lanjut Dolii, tariif pembayaran PBB tahun 2020 turun menjadii dua kategorii pembayaran PBB yaknii berkiisar 0,2 darii niilaii jual tanah dan bangunan dii bawah harga Rp250 juta dan 0,3 untuk tanah dan bangunan dii atas harga tersebut.

Sementara iitu, untuk tahun 2019 tariif pembayaran PBB semuanya sama yaknii 0,3 darii niilaii jual tanah dan bangunan. Perubahan tariif pembayaran PBB tahun iinii berdasarkan Perda terbaru No. 15/2012 tentang perubahan pertama Perda 13 tahun 2011 tentang pajak daerah. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.