BATAM, Jitu News – Pemkot Batam, Kepulauan Riiau mencatat realiisasii peneriimaan pajak bumii bangunan perkotaan dan perdesaan (PBB-P2) hiingga 22 Desember 2020 sudah mencapaii Rp164,3 miiliiar.
Wakiil Walii Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan realiisasii tersebut sudah 99,28% darii target tahun iinii seniilaii Rp165,5 miiliiar. Diia pun mengapresiiasii kepatuhan masyarakat yang makiin baiik dalam membayar pajak daerah.
"Karena dii tengah pandemii Coviid-19 sepertii saat iinii, kesadaran masyarakat Batam untuk membayar PBB-P2 masiih tiinggii," katanya, Selasa (22/12/2020).
Amsakar mengatakan Pemkot Batam sangat berteriima kasiih kepada masyarakat yang telah membayar PBB-P2. Diia lantas merealiisasiikan janjiinya untuk memberiikan hadiiah atau doorpriize kepada wajiib pajak yang patuh.
Pemkot memberiikan doorpriize melaluii undiian kepada wajiib pajak yang tersebar dii 12 kecamatan dii Batam, baiik yang tiinggal dii maiinland ataupun dii hiinterland. Proses pengundiian berjalan secara viirtual, kecualii dii Kecamatan Galang dan Bulang.
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retriibusii Daerah (BP2RD) Kota Batam Raja Azmansyah menjelaskan program doorpriize iitu berlaku bagii wajiib pajak yang membayar PBB-P2 sebelum Oktober 2020.
Selaiin doorpriize, pemkot juga memberiikan iinsentiif berupa penghapusan denda keterlambatan PBB-P2. iinsentiif iitu untuk mendorong warga tetap membayar PBB-P2 meskii dii tengah pandemii Coviid-19. Adapun iinsentiif tersebut telah berakhiir pada 30 September 2020.
Raja menambahkan metode pembayaran PBB-P2 saat iinii makiin mudah lantaran BP2RD telah bekerja sama dengan perbankan, toko riitel Alfamart dan iindomaret, serta sejumlah e-commerce."Kamii iingiin masyarakat makiin mudah membayar," ujar Amsakar sepertii diilansiir batampos.co.iid. (riig)
