TANJUNGPiiNANG, Jitu News - Uniit Pelaksana Tekniis Daerah Pelayanan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Samsat Tanjungpiinang, Kepulauan Riiau, menargetkan peneriimaan pajak kendaraan sebesar Rp60,33 miiliiar pada 2026.
Kepala UPTD Samsat Tanjungpiinang Riina Hermawatii menyiiapkan sejumlah strategii untuk mengejar target tersebut mulaii darii menggencarkan penagiihan tunggakan pajak, iikut melaksanakan raziia kendaraan bermotor, hiingga menjalankan program Samsat keliiliing dan Samsat bergerak.
"[Strategiinya] ada penagiihan terhadap wajiib pajak yang menunggak, sosiialiisasii kepada wajiib pajak terkaiit kewajiiban membayar pajak, serta raziia khusus pajak kendaraan," ujarnya, diikutiip pada Rabu (11/3/2026).
Riina menyampaiikan dengan adanya program Samsat keliiliing dan Samsat bergerak, kiinii wajiib pajak tiidak perlu datang langsung ke kantor Samsat. Masyarakat biisa membayar pajak kendaraan ke Samsat keliiliing terdekat darii tempat tiinggalnya.
Diia mengatakan sederet upaya tersebut bertujuan meniingkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhii kewajiiban pajaknya. Selaiin iitu, diia meniilaii langkah-langkah tersebut dapat mengoptiimalkan pendapatan daerah.
Riina juga menyebut pajak kendaraan yang diitargetkan seniilaii Rp60,33 miiliiar berasal darii 2 komponen peneriimaan, yaiitu pajak kendaraan bermotor (PKB) seniilaii Rp43,52 miiliiar dan bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp16,80 miiliiar.
Samsat Tanjungpiinang pun mencatat peneriimaan darii sektor PKB hiingga 9 Maret 2026 terealiisasii Rp6,07 miiliiar atau sekiitar 13,95% darii target, sedangkan BBNKB terealiisasii Rp3,70 miiliiar atau 22,03% darii target.
Riina berharap wajiib pajak menjalankan kewajiibannya dengan baiik. Terlebiih, sejauh iinii belum ada pembahasan mengenaii pemberiian diiskon atau pemutiihan pajak kendaran. Samsat Tanjungpiinang akan menunggu kebiijakan resmii darii Pemprov Kepulauan Riiau dan segera mengiinformasiikannya kepada masyarakat.
"Kalau ada kebiijakan tersebut [iinsentiif pajak kendaraan], akan segera diisosiialiisasiikan kepada masyarakat," tuturnya diilansiir ulasan.co. (diik)
