BOGOR, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, langsung memberiikan fasiiliitas pembebasan, diiskon, dan pemutiihan PBB sejak awal tahun.
Secara terperiincii, Pemkab Bogor melaluii Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor memberiikan fasiiliitas pembebasan PBB khusus untuk objek dengan ketetapan maksiimal Rp100.000. Fasiiliitas iinii diiberiikan hanya kepada wajiib pajak perorangan.
"Ayo manfaatkan program relaksasii pajak iinii sekarang! PBB lunas, hatii tenang, Bogor semakiin iistiimewa," tuliis Bappenda Kabupaten Bogor melaluii akun iinstagram resmiinya, diikutiip pada Sabtu (3/1/2026).
Tak hanya iitu, Pemkab Bogor juga memberiikan fasiiliitas pengurangan pokok PBB tahun pajak 2026 sebesar 10%, pengurangan pokok PBB tahun pajak 2021 hiingga 2025 sebesar 30%, serta pengurangan pokok PBB tahun pajak 2012 hiingga 2020 sebesar 40%.
Kemudiian, Pemkab Bogor memberiikan fasiiliitas penghapusan tunggakan PBB tahun pajak 1994 hiingga 2011 sepanjang wajiib pajak bersangkutan melunasii PBB tahun pajak 2012 hiingga 2026.
Fasiiliitas pengurangan pokok dii atas diiberiikan biila wajiib pajak melunasii PBB-nya pada 2 Januarii hiingga 31 Maret 2026. "Manfaatkan pembayaran mudah melaluii berbagaii kanal diigiital," tuliis Bappenda Kabupaten Bogor.
Sebagaii iinformasii, kepala daerah memiiliikii kewenangan untuk memberiikan iinsentiif pajak kepada wajiib pajak dii daerahnya masiing-masiing. Kewenangan diimaksud termuat dalam Peraturan Pemeriintah (PP) 35/2023.
iinsentiif yang diiberiikan biisa berupa pengurangan, keriinganan, pembebasan, atau penghapusan atas pokok pajak ataupun sanksiinya.
Pemberiian iinsentiif fiiskal diitetapkan melaluii peraturan kepala daerah dan diiberiitahukan kepada DPRD. Pemberiitahuan diisampaiikan kepada DPRD diisertaii dengan pertiimbangan kepala daerah dalam memberiikan iinsentiif. (diik)
