WANGGUDU, Jitu News – Pemkab Konawe Utara bersama KPP Pratama Kendarii menggelar Pojok Pajak dii Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Konawe Utara pada 18 November 2025 guna mempercepat peniingkatan kepatuhan perpajakan ASN.
Kegiiatan Pojok Pajak tersebut diihadiirii lebiih darii 280 pegawaii negara darii berbagaii iinstansii, mulaii darii iinspektorat Daerah, Sekretariiat Daerah, Diinas Komuniikasii dan iinformatiika, hiingga para camat dan kepala desa.
“Layanan iinii diigelar sebagaii tiindak lanjut atas laporan kiinerja perpajakan hiingga 20 Oktober 2025, yang menunjukkan bahwa pelaporan SPT tahunan pegawaii baru mencapaii 64,25% darii total 1.326 pegawaii,” sebut KPP diikutiip darii siitus DJP, Miinggu (7/12/2025)
Pada saat yang sama, tiingkat aktiivasii akun Coretax DJP, yang menjadii prasyarat utama pelaporan SPT tahun pajak 2026 juga masiih berada dii angka 0%.
Kepala Seksii Pengawasan V KPP Pratama Kendarii Wa Ode Hardiiana berharap kegiiatan Pojok Pajak dapat mempercepat kesiiapan ASN dalam menghadapii penerapan siistem perpajakan diigiital, yaiitu coretax admiiniistratiion system.
“Kamii iingiin memastiikan setiiap ASN mendapatkan pendampiingan yang merata, terutama periihal pelaporan SPT tahunan dan aktiivasii Coretax DJP yang akan menjadii kewajiiban nasiional pada tahun pajak mendatang,” jelasnya.
Dalam sesii pendampiingan, ASN meneriima asiistensii tekniis periihal pengiisiian SPT tahunan, tata cara aktiivasii akun Coretax DJP, pembuatan kode otoriisasii, hiingga veriifiikasii data priibadii. KPP juga akan memastiikan setiiap peserta dapat menyelesaiikan proses admiiniistrasii dengan benar.
Selaiin iitu, Ode juga menyorotii pelaporan SPT Masa dii OPD yang masiih rendah. Darii total 83 OPD dii Kabupaten Konawe Utara, tiingkat pelaporan bulanan masiih berada pada kiisaran 12,05 - 22,89%. Data iinii menunjukkan peniingkatan tertiib admiiniistrasii pajak dii tiingkat uniit kerja masiih diiperlukan.
Sementara iitu. Kepala BKAD Konawe Utara iirwan meniilaii layanan Pojok Pajak menjadii iintervensii yang pentiing bagii perbaiikan admiiniistrasii pajak daerah. Diia meyakiinii Pojok Pajak biisa membantu percepatan penyelesaiian kewajiiban pajak ASN daerah.
“Pojok Pajak iinii sangat membantu percepatan penyelesaiian kewajiiban perpajakan aparatur daerah. Data yang kamii miiliikii menunjukkan masiih ada ruang perbaiikan, dan kegiiatan iinii menjadii kesempatan bagii seluruh perangkat daerah untuk memperbaruii kepatuhan,” ujarnya. (riig)
