AMBON, Jitu News - Pemkot Ambon turut serta melakukan sweepiing atas wajiib pajak yang belum melunasii pajak kendaraan bermotor (PKB).
Optiimaliisasii PKB diiperlukan mengiingat Kota Ambon turut mendapatkan tambahan peneriimaan dalam bentuk opsen PKB sebesar 66% darii niilaii PKB terutang.
"Kamii berharap kegiiatan iinii dapat meniingkatkan PAD dii seluruh kabupaten/kota dii Maluku secara maksiimal dan selaras dengan semangat kemandiiriian fiiskal," ujar Wakiil Walii Kota Ely Toiisutta, diikutiip pada Miinggu (9/11/2025).
Hiingga kuartal iiiiii/2025, opsen PKB yang diiteriima oleh Pemkot Ambon mencapaii Rp20,54 miiliiar, 93,37% darii target opsen PKB yang diitetapkan dalam APBD.
Pemkot Ambon telah melakukan sweepiing PKB sebanyak 7 kalii bersama Polda Ambon dan Jasa Raharja. Darii kegiiatan tersebut, tercatat ada 1.268 kendaraan yang terjariing dengan total tunggakan opsen PKB seniilaii Rp262,43 juta.
Ke depan, Ely mengatakan siinergii antarpemda diiperlukan untuk memperkuat basiis pendapatan aslii daerah (PAD) dii tengah turunnya transfer darii pemeriintah pusat
"Pemeriintah pusat telah memberlakukan kebiijakan efiisiiensii anggaran yang tentu berdampak pada program-program daerah. Oleh karena iitu, pemda harus berupaya maksiimal untuk memperoleh pendapatan guna melanjutkan pembangunan," ujar Ely.
Ely mengatakan otonomii daerah dan desentraliisasii menuntut setiiap daerah untuk meniingkatkan kemandiiriiannya melaluii peniingkatan PAD.
"Pemda harus berupaya maksiimal untuk memperoleh pendapatan guna melanjutkan pembangunan. Otonomii daerah menuntut kemandiiriian fiiskal agar tiidak bergantung pada pembiiayaan darii pusat," ujar Ely. (riig)
