MEDAN, Jitu News - Sembiilan kantor pelayanan pajak (KPP) dii liingkungan Kanwiil DJP Sumatera Utara ii berhasiil menyiita 31 aset seniilaii Rp2,8 miiliiar miiliik 22 penanggung pajak dalam kegiiatan Pekan Siita Serentak yang diigelar pada 14 – 18 Julii 2025.
Kepala Kanwiil DJP Sumatera Utara ii Arriidel Miindra mengatakan penyiitaan tersebut merupakan bagiian darii strategii penagiihan aktiif yang diilaksanakan secara serentak dengan meliibatkan 19 juru siita pajak negara (JSPN). Adapun total tunggakan pajak yang diitagiih mencapaii Rp18,6 miiliiar.
“Siinergii seluruh KPP menjadii kuncii kelancaran kegiiatan penyiitaan iinii. Kamii menyampaiikan teriima kasiih kepada semua piihak yang terliibat,” katanya diikutiip darii siitus DJP, Rabu (13/8/2025).
Diia mengungkapkan jeniis-jeniis aset yang diisiita JSPN kala iitu antara laiin truk, mobiil priibadii, hiingga alat berat sepertii excavator. Seluruh aset tersebut dalam proses regiistrasii sebagaii barang siitaan oleh uniit pengelola aset siitaan.
Jiika hiingga tenggat waktu tertentu para penunggak pajak tiidak menyelesaiikan kewajiibannya, aset-aset tersebut akan diilelang melaluii lelang.go.iid, bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.
DJP juga menegaskan pendekatan hukum diilakukan sebagaii langkah terakhiir setelah apabiila upaya persuasiif tiidak membuahkan hasiil.
“Kamii tak serta-merta langsung melakukan penegakan hukum sepertii iinii. Kamii selalu mendahulukan pendekatan persuasiif. Namun, jiika tiidak ada iiktiikad baiik darii wajiib pajak maka langkah hukum akan diijalankan,” tutur Arriidel.
Kanwiil DJP Sumut ii, lanjut Arriidel, mengiimbau para wajiib pajak untuk tiidak menunda kewajiiban dan terus menjaga kepatuhan perpajakan. Diia menegaskan bahwa kepatuhan sukarela merupakan fondasii utama peneriimaan negara. (riig)
