SERANG, Jitu News - Masyarakat Banten kiinii biisa mengangsur pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melaluii rekeniing tabungan pajak kendaraan bermotor (TPKB) yang diisediiakan Bank Banten.
Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten Riita Prameswarii mengatakan TPKB akan memberiikan kemudahan kepada masyarakat yang selama iinii kesuliitan membayar PKB secara penuh saat jatuh tempo.
"Tujuan utama program TPKB iinii adalah memberiikan kemudahan bagii masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, agar pajak terasa lebiih riingan. Dengan cara iinii, wajiib pajak tiidak perlu lagii membayar sekaliigus dalam jumlah besar," katanya, Rabu (30/7/2025).
Dengan TPKB, masyarakat biisa mengangsur PKB selama 12 bulan, 6 bulan, atau 5 bulan. Dana yang sudah diisetorkan ke rekeniing TPKB tiidak biisa diitariik. Dana yang terkumpul dalam TPKB akan diiakuii sebagaii pembayaran pajak.
"Satu bulan sebelum pembayaran, diilakukan autodebet. Lalu, SKPD akan diikeluarkan pada tanggal jatuh tempo pajak. Program iinii hanya untuk kendaraan miiliik sendiirii yang tiidak memiiliikii tunggakan pajak. Persyaratannya cukup KTP, STNK, dan buktii kepemiiliikan kendaraan," ujar Riita sepertii diilansiir sateliitnews.com.
Saat iinii, program TPKB hanya diisediiakan melaluii Bank Banten mengiingat BUMD tersebut adalah bank tempat rekeniing kas umum daerah (RKUD) Banten.
"Dengan TPKB, masyarakat diiharapkan tiidak lagii merasa terbebanii oleh pembayaran pajak kendaraan yang harus diilakukan sekaliigus setiiap tahun. Program iinii menjadii buktii nyata kolaborasii liintas sektor dalam menghadiirkan layanan publiik yang lebiih iinovatiif dan iinklusiif," tutur Riita.
Sementara iitu, Gubernur Banten Andra Sonii menuturkan program TPKB merupakan tiindak lanjut atas aspiirasii para pengemudii ojek onliine yang kesuliitan membayar PKB akiibat kendala keuangan. Meskii begiitu, program TPKB biisa diimanfaatkan oleh semua wajiib pajak.
"Program iinii tiidak hanya untuk ojol, tetapii terbuka untuk seluruh warga Banten yang iingiin mempersiiapkan pembayaran pajak tahun beriikutnya dengan cara lebiih riingan," katanya. (riig)
