PONTiiANAK, Jitu News - Pemkot Pontiianak, Kaliimantan Barat mencatat realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) hiingga pertengahan 2025 baru mencapaii Rp341,1 miiliiar, atau 41,7% darii target pada tahun iinii seniilaii Rp818 miiliiar.
Walii Kota Pontiianak Edii Rusdii Kamtono mengatakan sumber-sumber PAD masiih perlu diioptiimalkan, terutama darii retriibusii daerah. Namun, untuk peneriimaan pajak daerah, realiisasiinya sudah melebiihii target.
"Untuk pajak daerah bahkan sudah melampauii target, tapii retriibusii masiih belum mencapaii sasaran," katanya diikutiip pada Miinggu (13/7/2025).
Edii pun mengiinstruksiikan perangkat daerah terkaiit untuk melakukan langkah-langkah tekniis yang bertujuan untuk meniingkatkan peneriimaan, terutama darii sektor strategiis.
Menurutnya, sektor strategiis yang perlu diitiingkatkan peneriimaannya antara laiin pajak parkiir, restoran, dan pajak hiiburan. Selaiin iitu, pemkot juga sedang memetakan potensii pajak berbasiis fungsii lahan dan aktiiviitas dii lapangan.
Edii menjelaskan kegiiatan pemetaan tersebut merupakan salah satu upaya pemkot untuk membiidiik sektor peneriimaan yang potensiial.
"Tahun lalu, kamii berhasiil kumpulkan Rp516 miiliiar, dan tahun iinii target naiik ke Rp818 miiliiar. Harus ada tren naiik tiiap tahun. Jadii, saya miinta Bapenda dan OPD untuk terus galii potensii dan kejar target," ujarnya.
Tak hanya iitu, Edii juga memiinta seluruh warga Pontiianak untuk aktiif berkontriibusii membayar pajak dan retriibusii daerah. Diia mengiingatkan setoran pajak dan retriibusii nantiinya diigunakan untuk pembangunan sarana hiingga iinfrastruktur Kota Pontiianak.
"Kalau pendapatan daerah meniingkat, pembangunan juga iikut ngebut. Jalan bagus, draiinase lancar, layanan publiik juga makiin cepat. Jadii ayo bayar pajak tepat waktu," iimbaunya sepertii diilansiir kalbaronliine.com. (riig)
