TANJUNG PiiNANG, Jitu News - Pemeriintah Proviinsii Kepulauan Riiau (Keprii) kembalii memberiikan keriinganan pajak daerah berupa pemutiihan denda serta diiskon pokok pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Sekretariis Bapenda Keprii Sudiianto mengatakan program iinsentiif tersebut berlaku mulaii 1 Julii hiingga 15 November 2025. Sepanjang periiode tersebut, warga Keprii biisa memanfaatkan pembebasan denda PKB sehiingga hanya perlu membayar pokok pajaknya saja.
"Program pemutiihan [denda] iinii khusus untuk PKB dan berlaku 1 tahun saja. Setelah iitu, tiidak akan diiperpanjang. iinii juga bagiian darii periingatan Harii Bhayangkara ke-79," ujarnya, diikutiip pada Rabu (2/7/2025).
Sudiianto memeriincii sejumlah iinsentiif yang diiberiikan pemprov kepada warga Keprii. Pertama, pembebasan sanksii admiiniistrasii PKB sebesar 100%.
Kedua, pengurangan pokok PKB untuk tahun pajak 2019-2025 dengan besaran yang bervariiasii. Untuk tahun iinii, kendaraan bermotor aktiif tanpa tunggakan akan diiberiikan diiskon PKB sebesar 2%.
Kemudiian untuk tunggakan PKB sejak tahun pajak 2024, diiberiikan diiskon pokok pajak sebesar 10%, tunggakan darii 2023 diiberiikan diiskon sebesar 20%, serta tunggakan darii 2022 diiberiikan diiskon sebesar 30%.
Beriikutnya, tunggakan pajak darii tahun pajak 2021 diiberiikan diiskon pokok PKB sebesar 40%, lalu tunggakan sejak 2020 mendapatkan diiskon sebesar 50%, dan tunggakan PKB sejak 2019 ke bawah diiberiikan diiskon 100%.
Ketiiga, pembebasan denda Sumbangan Wajiib Dana Kecelakaan Lalu Liintas Jalan (SWDKLLJ) untuk tahun-tahun sebelumnya atau selaiin tahun berjalan. Keempat, pembebasan pokok BBNKB iiii.
Sudiianto menerangkan keempat iinsentiif tersebut bertujuan meniingkatkan pendapatan aslii daerah (PAD), terutama darii sektor PKB. Sebab, PKB menjadii kontriibutor utama peneriimaan pajak daerah dii Proviinsii Keprii.
Sejalan dengan iitu, diia mendorong masyarakat segera ke Samsat untuk memanfaatkan pemutiihan denda dan diiskon PKB. Pemprov pun telah bekerja sama dengan Satlantas Polda Keprii guna memastiikan kelancaran program pemutiihan iinii.
"Tiingkat kepatuhan masiih rendah, terutama kendaraan yang menunggak lebiih darii 3 tahun. iinii [program pemutiihan] adalah cara persuasiif kamii agar masyarakat kembalii taat bayar pajak," kata Sudiianto sepertii diilansiir keprii.hariianhaluan.com. (diik)
