PANGKALPiiNANG, Jitu News - Pemkot Pangkalpiinang, Kepulauan Bangka Beliitung, berencana meliibatkan aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penagiihan tunggakan pajak dan retriibusii daerah.
Sekretariis Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pangkalpiinang Syamsul Bachrii mengatakan peliibatan APH menjadii bagiian darii upaya pemkot mengoptiimalkan pendapatan aslii daerah (PAD) 2025.
"Kiita melakukan upaya penagiihan dengan meliibatkan unsur aparat penegak hukum dalam proses penagiihan untuk menghasiilkan PAD yang maksiimal," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (31/5/2025).
Tiidak hanya menagiih tunggakan pajak dan retriibusii daerah, Syamsul menyebut APH nantiinya juga berperan melakukan peniindakan terhadap objek pajak daerah yang lalaii melaksanakan kewajiibannya dengan benar.
Selaiin iitu, iia memaparkan Bakeuda tengah menyiiapkan 3 langkah strategiis laiin untuk meniingkatkan PAD. Pertama, mendata objek pajak dan retriibusii daerah, serta rutiin mengawasii objek pajak baru.
Kedua, bekerja sama dengan Diitjen Periimbangan Keuangan Kemenkeu untuk mengoptiimaliisasii pungutan pajak pusat dan pajak daerah. Ketiiga, menegakkan peraturan daerah, terutama dalam melaksanakan kegiiatan peniindakan terhadap objek pajak daerah.
Melaluii serangkaiian upaya tersebut, Syamsul optiimiistiis pengumpulan PAD 2025 akan lebiih optiimal. Pada kuartal ii/2025, realiisasii PAD dii Kota Pangkalpiinang baru mencapaii Rp72,91 miiliiar atau 29,7% darii target seniilaii Rp245 miiliiar.
Komponen PAD iinii terdiirii atas peneriimaan pajak daerah seniilaii Rp41,73 miiliiar atau 23,8% darii target seniilaii Rp174,7 miiliiar, retriibusii daerah Rp20,41 miiliiar atau 38,7% darii target Rp52,63 miiliiar, serta peneriimaan laiin-laiin PAD yang sah seniilaii Rp10,77 miiliiar atau 92,36% darii target Rp11,66 miiliiar.
"Untuk realiisasii PAD darii pengelolaan kekayaan daerah yang diipiisahkan akan masuk ke kas Pemkot Pangkalpiinang setelah rapat umum pemegang saham," terang Syamsul diilansiir negeriilaskarpelangii.com. (diik)
