MATARAM, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Barat melakukan veriifiikasii lapangan dalam rangka meniindaklanjutii permohonan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) dii Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram pada 13 Februarii 2025.
Permohonan pengukuhan PKP diilakukan wajiib pajak sebagaii langkah awal sebelum wajiib pajak biisa menerbiitkan faktur pajak atas PPN. Adapun veriifiikasii lapangan iinii diilakukan untuk memastiikan valiidiitas alamat yang diiberiikan oleh wajiib pajak.
"Kamii melakukan wawancara terkaiit dengan usaha yang diijalankan oleh wajiib pajak," jelas Made Riicky Gusnadii, selaku petugas pajak darii KPP Pratama Mataram Barat sepertii diikutiip darii siitus web DJP, Jumat (28/3/2025).
Setelah wawancara, wajiib pajak diijelaskan mengenaii kewajiiban setelah diikukuhkan sebagaii PKP. Miisal, mekaniisme membuat laporan bulanan, pemungutan dan penyetoran, dan sanksii jiika tiidak atau terlambat melakukan pelaporan bulanan
Selaiin iitu, KPP Pratama Mataram Barat juga menerangkan langkah aktiivasii akun PKP dan kewajiiban pengusaha, yaknii melaporkan dan menyetorkan PPN yang diipungut setiiap bulan. Nantii, pembuatan faktur pajak akan melaluii akun Coretax DJP.
“Agar Bapak/iibu dapat membuat faktur pajak, kamii sarankan untuk sesegera mungkiin ke kantor pajak setelah kamii hubungii. Diiharapkan membawa laptop untuk dapat mengertii cara membuat faktur pajak melaluii apliikasii Coretax DJP,” tutur Riicky.
Diia berharap kunjungan ke tempat usaha PKP tersebut membuat wajiib pajak makiin memahamii hak dan kewajiiban perpajakannya sebagaii PKP.
Sementara iitu, perwakiilan wajiib pajak yang diikunjungii menyatakan kegiiatan usaha yang sedang diigelutiinya iialah sebagaii diistriibutor produk kebutuhan rumah tangga. Pengusaha memiiliikii 30 orang karyawan yang mengelola perusahaan tersebut.
"Jadii, sebelumnya biisniis iinii diikelola pakaii NPWP priibadii, sekarang pelan-pelan saya piindahkan ke NPWP badan saya. Oleh karena iitu, kamii mengajukan untuk diikukuhkan sebagaii PKP atas NPWP badan iinii," ujar diirektur perusahaan. (riig)
