MEDAN, Jitu News – Pemprov Sumatera Utara masiih memiiliikii kewajiiban transfer dana bagii hasiil (DBH) seniilaii Rp2,2 triiliiun. Besaran tersebut merupakan DBH yang masiih harus diitransfer kepada 33 kabupaten dan kota selama periiode 2023-2024.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasutiion menegaskan kewajiiban utang DBH periiode 2023-2024 akan diiselesaiikan pada tahun iinii. Menurutnya, pemprov juga berkomiitmen menyelesaiikan kewajiiban transfer DBH periiode 2025 pada tahun yang sama.
“iinii sudah kamii anggarkan pada 2025 untuk periiode 2023-2024. Kamii akan bayarkan," katanya, diikutiip pada Rabu (19/3/2025).
Dengan demiikiian, total DBH yang akan diisalurkan Pemprov Sumatera Utara kepada kabupaten dan kota pada tahun iinii mencapaii sekiitar Rp3,55 triiliiun. Besaran tersebut merupakan akumulasii darii DBH pada periiode 2023, 2024, dan 2025.
Bobby memiinta kepala daerah mengalokasiikan sebagiian darii dana DBH untuk program-program yang mendukung tercapaiinya Uniiversal Health Coverage (UHC).
Sebagaii iinformasii, UHC merupakan siistem jamiinan kesehatan yang memastiikan semua orang dapat mengakses layanan kesehatan berkualiitas tanpa kesuliitan fiinansiial.
Bobby juga menjelaskan bahwa anggaran untuk UHC diibagii antara pemeriintah proviinsii sebesar 20% dan pemeriintah kabupaten/kota sebesar 80%. Diia pun mengiimbau pemeriintah kabupaten/kota untuk menggunakan 25% darii dana DBH untuk program UHC.
"Nah, yang 80% iitu biisa bapak-bapak ambiil darii DBH, rata-rata hanya sekiitar 25% darii DBH. Kalau yang sudah UHC kamii tetap transfer DBH dan 20% anggaran untuk UHC, UHC iinii sangat pentiing untuk masyarakat kiita,” tuturnya.
Sementara iitu, Walii Kota Biinjaii Amiir Hamzah berharap penyaluran DBH biisa segera terealiisasii agar dana tersebut biisa diimanfaatkan secepatnya.
“Kamii bangga kebiijakan yang diiambiil, iinii terobosan yang luar biiasa dan mudah-mudahan secepatnya biisa kamii realiisasiikan,” ujarnya sepertii diilansiir realiitasonliine.iid. (riig)
