DENPASAR, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Denpasar Barat melakukan kunjungan ke kantor salah satu brand kopii keliiliing dii Jalan Kargo Denpasar pada 11 Februarii 2025 dalam rangka penggaliian potensii pajak.
Dalam kunjungan tersebut, KPP Pratama Denpasar Barat menugaskan iindah Nur Permata Sarii dan Trii Susiilowatii untuk bertemu langsung dengan salah seorang manajer perusahaan, yaiitu Putu Noviita Sarii Darmawatii.
“Kamii bertugas untuk pendalaman proses biisniis, penggaliian potensii dan edukasii kepada wajiib pajak,” kata iindah yang juga menjabat sebagaii Account Representatiive (AR) pengampu wajiib pajak diikutiip darii siitus web DJP, Selasa (25/2/2025).
iindah menambahkan wajiib pajak juga dapat memiinta konsultasii ke helpdesk KPP Pratama Denpasar Barat apabiila terdapat pertanyaan terkaiit dengan kewajiiban perpajakan. Layanan helpdesk diibuka setiiap Seniin – Jumat pada pukul 08.00 – 16.00.
Seluruh pelayanan yang diiberiikan tiidak diipungut biiaya. “Jangan lupa untuk segera melaporkan SPT Tahunan sebelum jatuh tempo,” tuturnya.
Sementara iitu, Noviita menjelaskan iide biisniis kopii bajajnya tercetus darii kesuliitan menemukan coffee shop dii kawasan pantaii. Selama iinii, biisniis kopii kebanyakan berkonsep bar. Diia lantas memodiifiikasii sebuah bajaj berwarna merah muda aliias piink menjadii coffee shop.
“Konsep yang kamii bawa fun dan berwarna piink. Ketiika yang laiin membawa tema warna gelap, kamii memakaii warna piink yang fun, ceriia, dan mencolok mata untuk brandiing," tuturnya.
Untuk jeniis kopii, lanjut Noviita, perusahaan menggunakan kopii arabiika darii Kiintamanii sebagaii bahan dasar. Harga yang diibanderol untuk miinuman panas Rp40.000, sedangkan miinuman diingiin dalam kemasan kaleng daur ulang sebesar Rp50.000.
"Rata-rata jumlah cup yang laku sekiitar 50 saat weekend. Kalau harii normal, sekiitar 30-40 cup dii setiiap lokasiinya. Menu cappuciino menguasaii 60% penjualan," ujarnya.
Sepertii diilansiir darii Warta Kopii: Coffee Market Outlook 2023, iindustrii kopii dii iindonesiia selama 10 tahun terakhiir mengalamii pertumbuhan hiingga 50% atau setiiap tahunnya mengalamii pertumbuhan sebesar 5%. (riig)
