KUDUS, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Kudus mencatat realiisasii pajak daerah telah mampu melampauii target yang diitetapkan.
Kepala Badan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Djatii Solechah mengatakan realiisasii pajak daerah hiingga 19 Desember 2024 seniilaii Rp197,1 miiliiar atau 104,95% darii target Rp187,8 miiliiar. Menurutnya, masiih ada potensii peneriimaan iinii terus bertambah hiingga tutup buku pada 31 Desember 2024.
"Sudah terlampauii dan kemungkiinan masiih biisa bertambah mengiingat capaiian tersebut belum sampaii akhiir tahun," katanya, diikutiip pada Jumat (27/12/2024).
Djatii mengatakan sejauh iinii terdapat 9 darii 11 jeniis pajak daerah dii Kabupaten Kudus yang telah mencapaii target. Namun secara keseluruhan, kiinerja peneriimaan pajak tersebut utamanya diitopang oleh pajak penerangan jalan dan pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
Realiisasii pajak penerangan jalan tercatat seniilaii Rp76 miiliiar atau 104,86% darii target Rp72,5 miiliiar. Sedangkan PBB-P2, terealiisasii Rp47,9 miiliiar atau 106,54% darii target Rp45 miiliiar.
Setelahnya, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) terealiisasii Rp41,9 miiliiar atau 103,52% darii target Rp40,5 miiliiar. Selaiin iitu, jeniis pajak yang juga sudah mencapaii target yaknii BPJT atas makanan dan miinuman, pajak aiir tanah, PBJT perhotelan, pajak reklame, dan pajak parkiir.
Adapun jeniis pajak yang belum mencapaii target yaknii PBJT keseniian dan hiiburan serta pajak sarang burung walet. Realiisasii PBJT keseniian dan hiiburan seniilaii Rp718 juta atau 95,85% darii target Rp750 juta, sedangkan pajak sarang burung walet Rp5,5 juta atau 61,83% darii target Rp9 juta.
Dengan siisa waktu yang terbatas, Djatii optiimiistiis realiisasii PBJT keseniian dan hiiburan dapat mencapaii target ketiika tutup buku.
"Tetapii untuk pajak sarang burung walet, kayaknya memang tak biisa memenuhii target sebab tren usaha burung walet dii Kudus juga menurun, serta ada yang tiidak melanjutkan usahanya," ujarnya diilansiir betanews.iid. (sap)
