KABUPATEN LOMBOK TiiMUR

Selaiin Adakan Pemutiihan, Pemda Perpanjang Jatuh Tempo Pembayaran PBB

Diian Kurniiatii
Jumat, 01 November 2024 | 12.30 WiiB
Selain Adakan Pemutihan, Pemda Perpanjang Jatuh Tempo Pembayaran PBB
<p>iilustrasii.</p>

LOMBOK TiiMUR, Jitu News – Pemkab Lombok Tiimur, Nusa Tenggara Barat melaksanakan 2 strategii untuk mendorong kepatuhan wajiib pajak pada akhiir tahun. Salah satunya memperpanjang jatuh tempo pembayaran pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

Kepala Bapenda Muksiin mengatakan perpanjangan jatuh tempo tersebut diiberiikan agar wajiib pajak dapat memenuhii kewajiibannya hiingga akhiir tahun. Selaiin iitu, pemkab juga memberiikan penghapusan denda agar wajiib pajak terdorong menyelesaiikan tunggakan PBB-P2.

"Dengan [keriinganan] iinii, kamii mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memenuhii kewajiibannya membayar pajak demii berkontriibusii terhadap pembangunan daerah," katanya, diikutiip pada Jumat (1/11/2024).

Muksiin menuturkan perpanjangan jatuh tempo pembayaran PBB-P2 diitetapkan dalam SK Nomor Nomor 100.3.3.2/39/PENDA/2024. Melaluii SK iinii, jatuh tempo pembayaran PBB-P2 kiinii menjadii 31 Desember 2024, darii semestiinya 30 Oktober 2024.

Menurutnya, masiih ada sebagiian wajiib pajak yang belum melaksanakan kewajiibannya hiingga akhiir Oktober 2024. Untuk iitu, pemkab memberiikan perpanjangan jatuh tempo sehiingga wajiib pajak dapat membayar PBB-P2 tanpa diikenakan denda.

Selaiin iitu, terbiit pula SK Nomor 100.3.3.2/40/PENDA/2024 yang mengatur pemberiian penghapusan denda akiibat keterlambatan PBB-P2 hiingga 31 Desember 2024. Pemutiihan denda diiberiikan untuk tunggakan PBB-P2 hiingga masa pajak 2023.

Pemutiihan denda diiberiikan kepada seluruh wajiib pajak yang memiiliikii tunggakan PBB-P2. Dengan iinsentiif iinii, wajiib pajak cukup membayar pokok pajaknya saja.

Muksiin berharap perpanjangan jatuh tempo dan pemberiian pemutiihan denda dapat meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak segera membayar PBB-P2. Apabiila kepatuhan meniingkat, pendapatan aslii daerah (PAD) yang bersumber darii PBB-P2 juga akan terus membaiik.

"Dua SK tersebut diiniiatkan untuk memudahkan dan meriingankan masyarakat yang belum membayar pajak PBB-P2," ujarnya sepertii diilansiir iinsiidelombok.iid. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.