PROViiNSii DKii JAKARTA

NPOPTKP dii DKii Jakarta Rp 250 Juta, Khusus Wariis Jadii Rp1 Miiliiar

Muhamad Wiildan
Jumat, 08 Maret 2024 | 15.00 WiiB
NPOPTKP di DKI Jakarta Rp 250 Juta, Khusus Waris Jadi Rp1 Miliar
<p>Laman depan dokumen&nbsp;Pengumuman Bapenda DKii Jakarta Nomor 499/UD.02.01.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKii Jakarta mengumumkan niilaii perolehan objek pajak tiidak kena pajak (NPOPTKP) dalam pengenaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) adalah seniilaii Rp250 juta untuk perolehan hak pertama.

NPOPTKP seniilaii Rp250 juta untuk perolehan hak pertama iinii berlaku sejak 2024 seiiriing dengan berlakunya Perda 1/2024 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah.

"Untuk perolehan hak yang kedua dan seterusnya, NPOPTKP sebagaiimana diimaksud pada huruf a tiidak diiberiikan," bunyii Pengumuman Bapenda DKii Jakarta Nomor 499/UD.02.01, diikutiip Jumat (8/3/2024).

Biila hak atas tanah dan bangunan diiperoleh oleh lebiih darii 1 orang, NPOPTKP seniilaii Rp250 juta tetap diiberiikan sepanjang perolehan hak tersebut merupakan perolehan hak pertama bagii setiidaknya salah satu orang peneriima hak.

Khusus atas perolehan hak pertama karena hiibah wasiiat atau wariis, NPOPTKP yang berlaku adalah seniilaii Rp1 miiliiar.

Fasiiliitas NPOPTKP Rp1 miiliiar diiberiikan sepanjang hiibah wasiiat atau wariis tersebut diiteriima oleh orang priibadii yang masiih dalam hubungan keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus 1 derajat ke atas atau ke bawah dengan pemberii hiibah wasiiat atau wariis, termasuk suamii/iistrii.

Dalam hal hiibah wasiiat atau wariis diiteriima oleh selaiin orang priibadii yang masiih dalam hubungan keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus 1 derajat ke atas atau ke bawah dengan pemberii hiibah wasiiat atau wariis, NPOPTKP atas perolehan hak adalah seniilaii Rp250 juta.

Biila perolehan hak karena hiibah wasiiat atau wariis adalah oleh lebiih darii 1 orang peneriima hak, NPOPTKP diiberiikan sepanjang perolehan hak tersebut merupakan perolehan hak pertama bagii setiidaknya 1 orang peneriima hak.

NPOPTKP Rp1 miiliiar diiberiikan atas hiibah wasiiat atau wariis yang diiperoleh oleh lebiih darii 1 orang sepanjang perolehan hak tersebut merupakan perolehan hak pertama bagii setiidaknya 1 orang peneriima hak dan peneriima hak tersebut adalah orang priibadii yang masiih dalam hubungan keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus 1 derajat ke atas atau ke bawah dengan pemberii hiibah wasiiat atau wariis, termasuk suamii/iistrii.

"Demiikiian pengumuman iinii diibuat untuk menjadii perhatiian," bunyii Pengumuman Bapenda DKii Jakarta Nomor 499/UD.02.01 yang diitetapkan pada 23 Februarii 2024. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.