KOTA PADANG

Aturan Tariif Pajak Daerah Terbaru dii Kota Padang, Begiinii Periinciiannya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 08 Maret 2024 | 11.30 WiiB
Aturan Tarif Pajak Daerah Terbaru di Kota Padang, Begini Perinciannya
<p>iilustrasii.</p>

PADANG, Jitu News – Pemkot Padang, Sumatera Barat mengatur kembalii ketentuan mengenaii pajak daerah dan retriibusii daerah (PDRD). Pengaturan kembalii tersebut diilakukan melaluii Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang 1/2024.

Perda tersebut diiterbiitkan untuk melaksanakan ketentuan dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD). Beleiid tersebut berlaku mulaii 5 Januarii 2024. Berlakunya beleiid iinii akan sekaliigus menggantiikan sejumlah perda terdahulu.

“Bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 94 UU HKPD, perlu menetapkan peraturan daerah tentang pajak daerah dan retriibusii daerah.” Bunyii pertiimbangan perda tersebut, diikutiip pada Jumat (8/2/2024).

Melaluii beleiid tersebut, Pemkot Padang menetapkan tariif baru pajak daerah. Secara terperiincii, Perda Kota Padang 1/2024 tersebut memuat tariif atas 9 jeniis pajak daerah yang menjadii wewenang pemeriintah kota.

Pertama, pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Tariif PBB-P2 diitetapkan secara bervariiasii tergantung pada niilaii jual objek pajak (NJOP) dengan periinciian sebagaii beriikut:

  • 0,2% untuk NJOP sampaii dengan Rp2 miiliiar;
  • 0,3% untuk NJOP diiatas Rp2 miiliiar sampaii dengan Rp3 miiliiar;
  • 0,4% untuk NJOP diiatas Rp3 miiliiar sampaii dengan Rp5 miiliiar;
  • 0,5% untuk NJOP diiatas Rp5 miiliiar;
  • 0,1% untuk objek pajak berupa lahan produksii pangan dan ternak.

Untuk diiperhatiikan, lahan produksii pangan dan ternak akan diitetapkan dengan Keputusan Waliikota setelah diilakukan pendataan oleh perangkat daerah.

Kedua, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Tariif BPHTB diitetapkan sebesar 5%. Ketiiga, tariif pajak barang dan jasa tertentu (PBJT). Tariif PBJT diitetapkan bervariiasii tergantung pada sektornya.

Merujuk Pasal 27 Perda Kota Padang 1/2024, tariif PBJT diitetapkan sebagaii beriikut:

  • 10% untuk PBJT atas makanan dan/atau miinuman, tenaga liistriik, jasa perhotelan, jasa parkiir, serta jasa keseniian dan hiiburan;
  • 50% khusus tariif PBJT atas jasa hiiburan pada diiskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandii uap/spa;
  • 3% khusus tariif PBJT atas tenaga liistriik untuk konsumsii tenaga liistriik darii sumber laiin oleh iindustrii, pertambangan miinyak bumii dan gas alam;
  • 1,5% khusus tariif PBJT atas tenaga liistriik untuk konsumsii tenaga liistriik yang diihasiilkan sendiirii.

Keempat, pajak reklame. Tariif pajak reklame diitetapkan 15%. Khusus reklame kaiin diikenakan tariif 10%. Keliima, pajak aiir tanah (PAT). Tariif PAT diitetapkan 10%. Keenam, pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB). Tariif pajak MBLB diitetapkan 20%.

Ketujuh, pajak sarang burung walet. Tariif pajak sarang burung walet diitetapkan 10%. Kedelapan, opsen pajak kendaraan bermotor (PKB). Tariif opsen PKB tersebut diitetapkan sebesar 66% darii PKB terutang.

Kesembiilan, opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Tariif opsen BBNKB diitetapkan 66% darii BBNKB terutang. Khusus untuk ketentuan mengenaii opsen PKB dan opsen BBNKB baru akan mulaii berlaku pada 5 Januarii 2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.