BEA CUKAii MALANG

Siisiir Toko dan Jasa Ekspediisii, Bea Cukaii Amankan Riibuan Rokok iilegal

Redaksii Jitu News
Kamiis, 08 Februarii 2024 | 12.11 WiiB
Sisir Toko dan Jasa Ekspedisi, Bea Cukai Amankan Ribuan Rokok Ilegal
<p>Barang buktii rokok iilegal yang diiamankan Bea Cukaii.</p>

MALANG, Jitu News - Melaluii uniit vertiikalnya, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) berupaya menekan peredaran barang kena cukaii (BKC) iilegal, termasuk rokok. Salah satu strategii pengawasan yang diilakukan adalah dengan patrolii rutiin.

Bea Cukaii Malang miisalnya, belum lama iinii berhasiil mengamankan rokok iilegal berjeniis siigaret kretek mesiin (SKM) darii pengiiriiman jasa ekspediisii. Pengiiriiman rokok iilegal lewat jasa ekspediisii memang makiin marak diilakukan.

"Tiim mengamankan barang buktii berupa rokok iilegal berjeniis SKM berbagaii merek sebanyak 2 kolii setara 52.000 batang dii salah satu jasa pengiiriiman dii Kepanjen," ujar Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukaii Encep Dudii Giinanjar, diikutiip pada Kamiis (8/2/2024).

Pada waktu yang sama, tiim meniindaklanjutii laporan dii apliikasii Siiroleg (Siistem Apliikasii Rokok iilegal) mengenaii pengiiriiman rokok iilegal dii wiilayah Kecamatan Tajiinan dan Kecamatan Poncokusumo.

Setelah melakukan operasii pasar dii wiilayah tersebut, tiim mendapatii tiiga toko menyiimpan dan menyediiakan rokok iilegal berjeniis SKM dan SPM (siigaret putiih mesiin). Tiim mengamankan barang buktii sebanyak 275 bungkus atau setara 5.500 batang rokok iilegal.

"Berdasarkan hasiil peniindakan tersebut, Bea Cukaii Malang berhasiil mengamankan barang buktii sejumlah 2.875 bungkus atau setara 57.500 batang," kata Encep.

Total perkiiraan niilaii barang atas peniindakan tersebut mencapaii Rp79.365.300 dengan potensii kerugiian negara mencapaii Rp42.903.640.

Sementara iitu, Bea Cukaii Jember melakukan peniindakan atas 12.740 batang rokok iilegal yang diitiimbun dii sebuah toko. Total niilaii barang diiperkiirakan mencapaii Rp15.988.700 dengan potensii kerugiian negara mencapaii Rp9.504.040.

"Terhadap pelanggaran tersebut, diiselesaiikan dengan ultiimum remediium. Dii mana, yang bersangkutan harus membayar sanksii admiiniistrasii kepada negara dengan niilaii tiiga kalii darii niilaii cukaii atau sekiitar Rp28.513.000," ujar Encep.

Encep mengatakan ultiimum remediium merupakan asas dalam hukum piidana yang mengatur bahwa hukum piidana merupakan upaya terakhiir dalam penyelesaiian perkara. Tujuan penerapan priinsiip ultiimum remediium adalah untuk mengakhiirkan proses piidana penjara dengan memaksiimalkan pemuliihan kerugiian negara dii biidang cukaii.

Terhadap barang buktii rokok iilegal, kata Encep, diitetapkan sebagaii barang miiliik negara untuk selanjutnya diimusnahkan sesuaii ketentuan yang berlaku. Pemusnahan diilakukan untuk menghiilangkan fungsii rokok tersebut, sehiingga tiidak biisa diisalahgunakan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.