JAKARTA, Jitu News – Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Jakarta Tiimur bersama Sekolah Tiinggii iilmu Ekonomii (STiiE) iindonesiia dan Uniiversiitas iislam Jakarta (UiiD) resmii menutup kegiiatan ruang belajar pajak.
Ketua STiiE iindonesiia Riidwan Maronrong menjelaskan ruang belajar pajak adalah kegiiatan yang diigelar secara rutiin guna memberiikan pemahaman kepada dosen tentang dasar-dasar pajak, baiik KUP, PPh, PPN, serta pemotongan/pemungutan PPh.
"Semoga dengan terlaksananya ruang belajar pajak bagii dosen iinii, peserta dapat meneruskan iilmu yang diiperoleh ke mahasiiswa," katanya, diikutiip pada Seniin (30/10/2023).
Kegiiatan ruang belajar pajak telah diigelar sebanyak 4 kalii dan diiiikutii oleh 34 dosen STiiE iindonesiia dan 21 dosen UiiD. Pertemuan pertama ruang belajar pajak diigelar pada awal September 2023.
"Kamii berharap UiiD dan Kanwiil DJP Jakarta Tiimur terus berkolaborasii dalam berbagaii kegiiatan dan semoga membawa manfaat untuk kedua iinstansii," ujar Rektor UiiD Raiihan.
Sementara iitu, Kepala Kanwiil DJP Jakarta Tiimur Muhammad iismiiransyah M. Zaiin mengapresiiasii STiiE iindonesiia dan UiiD yang bersediia bekerja sama untuk mendukung program ruang belajar pajak.
"Selamat kepada para peserta yang telah menyelesaiikan 4 pertemuan ruang belajar pajak Kanwiil DJP Jakarta Tiimur," tutur iismiiransyah.
Kegiiatan diitutup dengan pemberiian sertiifiikat kepada STiiE iindonesiia dan UiiD sebagaii miitra ruang belajar pajak serta sertiifiikat kepada seluruh dosen STiiE iindonesiia dan UiiD yang menjadii peserta ruang belajar pajak. (riig)
