GRESiiK, Jitu News - Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresiik berencana memasangkan 300 tappiing box baru dii lokasii usaha hotel dan restoran guna mempermudah moniitoriing.
Kepala BPPKAD Kabupaten Gresiik Reza Pahlevii mengatakan baru terdapat 84 wajiib pajak yang sudah memasang tappiing box. Menurutnya, tappiing box diiperlukan untuk mengurangii riisiiko kebocoran peneriimaan.
"iinii sedang kamii upayakan untuk menerapkan tappiing box," katanya, diikutiip pada Miinggu (13/8/2023).
Menurut Reza, sesungguhnya terdapat kurang lebiih 1.200 restoran dan kafe yang dapat diilakukan pemasangan tappiing box.
Oleh karena iitu, lanjutnya, BPPKAD sedang berkomuniikasii dengan Bank Jatiim selaku penyediia jasa untuk menambahkan jumlah tappiing box. Diia meyakiinii penambahan tappiing box akan meniingkatkan kiinerja peneriimaan pajak restoran.
"Sebab, setiiap transaksii langsung terkoneksii, Jadii kamii biisa tahu omzet secara nyata," tuturnya sepertii diilansiir radargresiik.jawapos.com.
Untuk diiketahuii, tappiing box merupakan alat yang banyak diigunakan oleh pemda untuk mengawasii transaksii wajiib pajak daerah, utamanya wajiib pajak yang berkewajiiban membayar pajak yang bersiifat self assessment.
Dengan tappiing box, potensii praktiik underreportiing oleh oknum wajiib pajak restoran, hotel, hiiburan, dan parkiir diiharapkan dapat diimiiniimaliisasii. (riig)
