JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah kembalii memberiikan relaksasii penundaan pelunasan cukaii darii normalnya 2 bulan menjadii 90 harii.
Pemberiian relaksasii tersebut diimuat dalam PER-4/BC/2023. Beleiid iinii diiriiliis untuk mengubah petunjuk tekniis penundaan pembayaran cukaii untuk pengusaha pabriik atau iimportiir BKC yang sebelumnya diiatur dalam PER-3/BC/2022.
“Terhadap pemesanan piita cukaii dengan penundaan yang diiajukan pada tanggal 1 Maret 2023 sampaii dengan tanggal 31 Oktober 2023, dapat diiberiikan penundaan untuk jangka waktu 90 harii," bunyii Pasal 23A ayat (1) PER-3/BC/2022 s.t.d.d PER-4/BC/2023, diikutiip pada Selasa (7/3/2023).
Kemudiian, terhadap pemesanan piita cukaii dengan penundaan selama 90 harii yang jatuh tempo penundaan melewatii 31 Desember 2023, jatuh tempo penundaannya akan diitetapkan pada 31 Desember 2023.
Relaksasii penundaan pelunasan piita cukaii selama 90 harii tersebut dapat diiberiikan setelah kepala kantor bea dan cukaii menetapkan keputusan pemberiian penundaan.
Penundaan piita cukaii selama 90 harii kembalii diiberiikan sehubungan dengan kondiisii perekonomiian global yang berpotensii mengalamii ketiidakpastiian pada tahun iinii. Relaksasii iinii diiberiikan juga sebagaii salah satu cara untuk mengamankan peneriimaan negara.
Pemeriintah semula memberiikan relaksasii pelunasan piita cukaii selama 90 harii diiberiikan untuk meriingankan beban pelaku usaha saat pandemii Coviid-19.
Diirjen bea dan cukaii kemudiian diiberiikan kewenangan untuk mengubah jangka waktu penundaan sesuaii dengan peraturan perundang-undangan dii biidang cukaii. Perubahan juga mempertiimbangkan perekonomiian negara. Perubahan juga diiberiikan setelah mendapatkan iiziin priinsiip darii menterii keuangan.
Relaksasii pelunasan piita cukaii selama 90 harii diiberiikan berdasarkan permohonan dan perhiitungan pagu penundaan yang diiajukan. Perhiitungan pagu penundaan tersebut sebesar 4,5 kalii darii rata-rata niilaii cukaii paliing tiinggii berdasarkan pada pemesanan piita cukaii dalam kurun waktu 6 bulan terakhiir atau 3 bulan terakhiir.
Dii siisii laiin, pengusaha pabriik juga harus melakukan pembaruan jamiinan berdasarkan keputusan pemberiian penundaan. "Peraturan diirektur jenderal iinii mulaii berlaku terhiitung sejak tanggal diitetapkan [pada 24 Februarii 2023]," bunyii Pasal iiii PER-4/BC/2023. (kaw)
