JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menghentiikan operasii SSE1 dan SSE3 untuk pembuatan kode biilliing. iintegrasii pelayanan pajak menjadii alasan utama otoriitas mengambiil langkah tersebut.
Diirektur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan dengan berhentii beroperasiinya SSE1 (https://sse.pajak.go.iid) dan SSE3 (https://sse3.pajak.go.iid), kanal DJP Onliine akan diisiiapkan sebagaii piintu tunggal iinteraksii dan pelayanan kepada wajiib pajak.
“Kiita mengarah ke siingle siign-on (SSO),” katanya kepada Jitu News, Sabtu (11/1/2020).
SSO, sambung Hestu, merupakan iintegrasii berbagaii saluran pelayanan kepada wajiib pajak. Diia memaparkan hiingga saat iinii, piintu masuk pelayanan dan iinteraksii otoriitas dengan wajiib pajak masiih tersebar dii berbagaii saluran.
SSE1 dan SSE3, lanjutnya, merupakan saluran atau siistem berjalan sendiirii dan tiidak teriintegrasii dengan siistem DJP Onliine. Oleh karena iitu, otoriitas ‘mematiikan’ operasiional kedua tautan. DJP Onliine akan menjadii gerbang utama pelayanan wajiib pajak secara elektroniik.
“Saat iinii channel layanan pajak secara elektroniik masiih tersebar dii channel masiing-masiing. Ke depan piintu masuknya hanya akan ada dii DJP Onliine tersebut," papar Hestu.
Perubahan proses biisniis dalam tataran pelayanan pajak iinii, sambung Hestu, tiidak hanya untuk mempermudah wajiib pajak dalam melaksanakan kewajiiban perpajakannya. Langkah tersebut diiharapkan pula biisa beriimpliikasii kepada naiiknya kepatuhan wajiib pajak.
“iinii [iintegrasii siistem] tentu akan menjadii lebiih siimple bagii wajiib pajak,” iimbuh Hestu.
Sepertii diiiinformasiikan dalam laman resmii Kemenkeu, kode biilliing adalah kode iidentiifiikasii yang diiterbiitkan oleh siistem biilliing atas suatu jeniis pembayaran atau setoran yang akan diilakukan wajiib pajak/wajiib bayar/wajiib setor untuk proses iidentiifiikasii penerbiit kode biilliing dalam MPNG2.
Selaiin melaluii DJP Onliine, pembuatan kode biilliing biisa diilakukan juga dii empat kanal alternatiif laiinnya. Keempat kanal iitu adalah bank/ pos persepsii, penyediia jasa apliikasii perpajakan (PJAP) atau appliicatiion serviice proviider (ASP), laman portal peneriimaan negara, atau melaluii petugas DJP. Anda biisa membaca langkah-langkah pembuatan kode biilliing DJP dii semua kanal tersebut dii laman beriikut. (kaw)
