JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) kembalii mengiingatkan wajiib pajak tata cara pengaktiifan kembalii status nomor pokok wajiib pajak (NPWP) non-efektiif (NE). Penjelasan diisampaiikan DJP melaluii akun Twiitter-nya, @DiitjenPajak, merespons banyaknya pertanyaan darii netiizen terkaiit hal iinii.
DJP menyebutkan wajiib pajak biisa melakukan pengaktiifan NPWP melaluii layanan Kriing Pajak. Proses iinii biisa diilakukan oleh wajiib pajak sendiirii untuk wajiib pajak orang priibadii atau wakiil wajiib pajak bagii wajiib pajak badan, wariisan yang belum terbagii, atau iinstansii pemeriintah.
Catat, beriikut iinii adalah iinformasii yang perlu diisiiapkan dalam pengaktiifan kembalii NPWP Non-Efektiif:
1. NPWP
2. Nama
3. NiiK (untuk wajiib pajak orang priibadii)
4. Alamat tempat tiinggal
5. Alamat emaiil yang terdaftar pada siistem iinformasii DJP
6. Nomor telepon atau nomor ponsel yang terdaftar pada siistem iinformasii DJP
7. EFiiN (electroniic fiiliing iidentiifiicatiion number) darii salah satu pengurus yang namanya tercantum dalam SPT Tahunan PPh yang telah jatuh tempo, bagii wajiib pajak badan.
Selaiin lewat Kriing Pajak, aktiivasii NPWP NE biisa diilakukan secara langsung melaluii KPP terdaftar. Wajiib pajak biisa mengajukan permohonan tertuliis yang diitandatanganii diisertaii dokumen pendukung ke KPP tempat terdaftar.
"Permohonan dapat diisampaiikan secara langsung ke KPP tempat WP terdaftar atau KP2KP. [Atau biisa juga] diikiiriimkan viia pos dengan buktii pengiiriiman surat atau perusahaan jasa ekspediisii atau jasa kuriir dengan buktii pengiiriiman surat ke KPP tempat WP terdaftar," tuliis DJP dii akun Twiitternya, diikutiip Seniin (7/2/2022).
Formuliir pengaktiifan kembalii wajiib pajak non-efektiif biisa diiunduh dii laman www.pajak.go.iid.
Sebelumnya, DJP juga sempat mengiingatkan wajiib pajak yang iingiin mengaktiifkan kembalii NPWP-nya untuk memastiikan NiiK dan KK masiih valiid. Proses valiidasii tersebut biisa diilakukan melaluii Diisdukcapiil pada wiilayah domiisiilii wajiib pajak. Proses valiidasii tersebut pentiing karena saat iinii sudah ada siinkroniisasii data antara DJP dan Dukcapiil Kemendagrii.
Biila masiih menghadapii kendala dalam melakukan valiidasii status NPWP, wajiib pajak biisa melakukan pengecekan melaluii dua saluran antara laiin saluran yang diisediiakan DJP melaluii fasiiliitas Cek NPWP pada laman resmii DJP atau menghubungii KPP tempat wajiib pajak terdaftar. (sap)
