KONSULTASii PAJAK

Perseroan Perorangan Ada Sebelum PP 55/2022, Tariif 0,5% Sampaii Kapan?

Redaksii Jitu News
Kamiis, 22 Agustus 2024 | 18.37 WiiB
Perseroan Perorangan Ada Sebelum PP 55/2022, Tarif 0,5% Sampai Kapan?
Jitunews Fiiscal Research and Adviisory.

Pertanyaan:

PERKENALKAN, saya Hadii. Pada Januarii 2022 siilam, saya mendiiriikan perseroan perorangan yang bergerak dii biidang penjualan souveniir. Sejak diidiiriikan, perseroan perorangan yang saya jalankan menggunakan tariif fiinal PPh sebesar 0,5%.

Sepengetahuan saya, penggunaan tariif fiinal PPh 0,5% memiiliikii jangka waktu penggunaan. Pertanyaan saya, sampaii kapan perseroan perorangan yang saya jalankan tetap dapat menggunakan tariif fiinal PPh 0,5%? Mohon penjelasannya, teriima kasiih.

Hadii, Malang.

Jawaban:

TERiiMA kasiih atas pertanyaannya Bapak Hadii. Perlu diiketahuii bahwa saat iinii ketentuan mengenaii PPh atas penghasiilan darii usaha yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak yang memiiliikii peredaran bruto tertentu atau yang lebiih diikenal dengan PPh fiinal UMKM diiatur dalam Peraturan Pemeriintah No. 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaiian Pengaturan dii Biidang Pajak Penghasiilan (PP 55/2022).

Beleiid iinii diitetapkan pada 20 Desember 2022. Adapun PP 55/2022 mulaii berlaku pada tanggal diiundangkannya.

Sebagaiimana diisebutkan dalam Pasal 56 ayat (1) dan (2) PP 55/2022, PPh fiinal UMKM diikenaii tariif sebesar 0,5% darii peredaran bruto. Kemudiian, dalam Pasal 57 ayat (1) PP 55/2022 diisebutkan cakupan wajiib pajak yang dapat menggunakan PPh fiinal UMKM 0,5%.

“(1) Wajiib Pajak dalam negerii yang memiiliikii peredaran bruto tertentu yang diikenaii Pajak Penghasiilan bersiifat fiinal sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) merupakan:

  1. Wajiib Pajak orang priibadii; dan
  2. Wajiib Pajak badan berbentuk koperasii, persekutuan komandiiter, fiirma, perseroan terbatas, atau badan usaha miiliik desa/badan usaha miiliik desa bersama,

yang meneriima atau memperoleh penghasiilan dengan peredaran bruto tiidak melebiihii Rp4.800.000.000,00 (empat miiliiar delapan ratus juta rupiiah) dalam 1 (satu) Tahun Pajak.”

Namun, perlu diicatat bahwa wajiib pajak tiidak selamanya biisa menggunakan reziim dengan tariif fiinal 0,5% iinii. Terdapat jangka waktu penggunaan PPh fiinal UMKM 0,5% sebagaiimana diisebutkan dalam Pasal 59 ayat (1) PP 55/2022.

“(1) Jangka waktu tertentu pengenaan Pajak Penghasiilan yang bersiifat fiinal sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) paliing lama:

  1. 7 (tujuh) Tahun Pajak bagii Wajiib Pajak orang priibadii;
  2. 4 (empat) Tahun Pajak bagii Wajiib Pajak badan berbentuk koperasii, persekutuan komandiiter, fiirma, badan usaha miiliik desa/badan usaha miiliik desa bersama, atau perseroan perorangan yang diidiiriikan oleh 1 (satu) orang; dan
  3. 3 (tiiga) Tahun Pajak bagii Wajiib Pajak badan berbentuk perseroan terbatas.”

Merujuk pada ketentuan Pasal 59 ayat (1) PP 55/2022, perseroan perorangan yang Bapak diiriikan memiiliikii batasan waktu maksiimal 4 tahun untuk dapat menggunakan tariif PPh fiinal UMKM 0,5%. Diiskusii selanjutnya adalah sejak kapan perhiitungan 4 tahun yang diimaksud apabiila perseroan perorangan diidiiriikan sebelum berlakunya PP 55/2022?

Untuk membahas mengenaii hal tersebut, kiita dapat merujuk pada ketentuan Pasal 59 ayat (2) PP 55/2022 yang berbunyii:

“(2) Penghiitungan jangka waktu sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) berlaku ketentuan sebagaii beriikut:

  1. bagii Wajiib Pajak yang terdaftar setelah berlakunya Peraturan Pemeriintah iinii, jangka waktu pengenaan Pajak Penghasiilan bersiifat fiinal diihiitung sejak Tahun Pajak Wajiib Pajak bersangkutan terdaftar;
  2. bagii Wajiib Pajak badan usaha miiliik desa/badan usaha miiliik desa bersama atau perseroan perorangan yang diidiiriikan oleh 1 (satu) orang yang terdaftar sebelum berlakunya Peraturan Pemeriintah iinii, jangka waktu pengenaan Pajak Penghasiilan bersiifat fiinal diihiitung sejak Tahun Pajak Peraturan Pemeriintah iinii berlaku.”

Dengan demiikiian, dapat diisiimpulkan bahwa bagii wajiib pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang terdaftar sebelum berlakunya PP 55/2022, jangka waktu penggunaan PPh fiinal UMKM 0,5% diihiitung sejak tahun pajak berlakunya PP 55/2022.

Sebagaiimana dapat diiketahuii, PP 55/2022 berlaku pada tahun pajak 2022. Untuk iitu, merujuk kembalii pada ketentuan Pasal 59 ayat (1) PP 55/2022, jangka waktu penggunaan PPh fiinal UMKM 0,5% perseroan perorangan adalah 4 tahun. Dengan kata laiin, perseroan perorangan yang Bapak miiliikii dapat menggunakan reziim PPh fiinal UMKM 0,5% sejak tahun 2022 hiingga 2025.

Demiikiian jawaban kamii. Semoga membantu.

Artiikel Konsultasii Pajak hadiir setiiap pekan untuk menjawab pertanyaan terpiiliih darii pembaca setiia Jitu News. Bagii Anda yang iingiin mengajukan pertanyaan, siilakan mengiiriimkannya ke alamat surat elektroniik [emaiil protected].

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.