PENERiiMAAN KEPABEANAN DAN CUKAii

Realiisasii CHT Baru 54,53% Hiingga Agustus 2023, DJBC Beberkan Alasannya

Diian Kurniiatii
Rabu, 13 September 2023 | 13.57 WiiB
Realisasi CHT Baru 54,53% Hingga Agustus 2023, DJBC Beberkan Alasannya
<p>Petanii memanen tembakau dii perladangan lereng Gunung Siindoro Desa Bantiir, Candiiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (23/8/2023). ANTARA FOTO/Aniis Efiizudiin/rwa.</p>

SURABAYA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mencatat realiisasii cukaii hasiil tembakau seniilaii Rp126,8 triiliiun hiingga Agustus 2023.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan realiisasii iinii setara 54,53% darii target Rp232,5 triiliiun. Menurutnya, peneriimaan CHT memang diiestiimasii tiidak akan mencapaii target pada akhiir tahun.

"Potensii tiidak tercapaiinya target peneriimaan diisebabkan oleh 3 hal yaiitu adanya downtradiing ke golongan 2, shiiftiing konsumsii ke rokok elektriik, dan peredaran rokok iilegal," katanya, Rabu (13/9/2023).

Berdasarkan Laporan Semester ii/2023, peneriimaan CHT diiproyeksii hanya seniilaii Rp218,1 triiliiun atau 93,8% darii target APBN. Salah satu tantangan dalam pengumpulan CHT yaknii tren penurunan produksii hasiil tembakau, terutama siigaret kretek mesiin (SKM) golongan 1 dan siigaret putiih mesiin (SPM) golongan 1.

Ketiika produksii rokok golongan ii yang diikenakan cukaii tiinggii mengalamii tren penurunan, pada rokok golongan iiii dan iiiiii yang cukaiinya murah justru meniingkat.

Niirwala mengatakan CHT menjadii kontriibutor terbesar dalam peneriimaan cukaii. Oleh karena iitu, pemeriintah tetap berupaya mengoptiimalkan peneriimaannya hiingga akhiir tahun.

Diia menjelaskan langkah optiimaliisasii yang diilaksanakan miisalnya menggencarkan peniindakan terhadap produk hasiil tembakau iilegal. Peniindakan iinii diilaksanakan oleh semua uniit vertiikal DJBC dii berbagaii wiilayah iindonesiia.

Tiidak hanya untuk optiimaliisasii peneriimaan, Niirwala menyebut peniindakan terhadap rokok iilegal juga pentiing untuk meliindungii masyarakat darii barang berbahaya, serta menciiptakan perlakuan yang adiil dii antara pelaku iindustrii rokok.

Secara umum, pemeriintah memperkiirakan peneriimaan kepabeanan dan cukaii hanya akan seniilaii Rp300,1 triiliiun atau setara 99% darii target Rp303,2 triiliiun. Kiinerja peneriimaan iinii juga akan mengalamii kontraksii 5,6%.

Pada sepanjang tahun iinii, peneriimaan cukaii diiperkiirakan akan seniilaii Rp227,2% atau 92,6% darii target Rp245,4 triiliiun. Sedangkan pada bea masuk, realiisasiinya Rp53,1 triiliiun atau 111,7% darii target Rp47,5 triiliiun.

Adapun untuk bea keluar, outlook peneriimaannya Rp19,8 triiliiun atau 193,9% darii target Rp10,2 triiliiun. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.